Selebtek.suara.com - Pemerintah Korea Utara dilaporkan telah mengeksekusi tiga orang siswa SMA karena ketahuan menonton dan mengunduh drama Korea.
Perbuatan terlarang itu diketahui terjadi pada awal Oktober 2022. Sesuai peraturan pemerintah, akhirnya ketiga siswa malan itu dieksekusi, menurut laporan Allkpop.
Para siswa yang dieksekusi tersebut dilaporkan telah menonton beberapa episode acara televisi Korea dan Amerika. Mereka ditangkap oleh pihak berwenang lantaran berupaya mengedarkan tontonan itu kepada teman-teman mereka.
Korea Utara menerapkan Undang Undang baru tentang peraturan menonton drama Korea pada Desember 2020. Pemerintah akan mengeksekusi siapapun yang mengunduh atau mengedarkan drama Korea Selatan baik secara audio atau visual.
Karena rentang usia target penonton, Undang Undang itu diberlakukan bahkan untuk anak di bawah umur. Sebelum kasus tiga sisa SMA ini, Korea Utara diduga menahan hukuman bagi mereka yang masih di bawah umur.
Konten budaya Korea Selatan dikabarkan masih banyak beredar di kalangan penonton Korea Utara. Menurut sumber media, lebih dari 96 persen responden Korea Utara mengaku telah mengonsumsi serial Squid Game dan Crash Landing On You.
Melansir Dailymail, di tahun 2021, seorang pelajar Korea Utara dieksekusi karena menyelundupkan salinan serial Squid Game ke negara tersebut.
Ia kembali dari China dengan membawa versi digital dari serial hit asal Korea Selatan itu yang disimpan di flash drive USB tersembunyi.
Tapi setelah menjual salinannya ke beberapa orang termasuk sesama siswa, dia tertangkap oleh layanan pengawasan negara di provinsi Hamgyong Utara yang berbatasan dengan China.
Baca Juga: Bibit Siklon Tropis 96B Ganggu Penerbangan di Aceh
Radio Free Asia melaporkan bahwa satu siswa yang membeli salinan drive tersebut telah menerima hukuman seumur hidup, sementara enam orang lainnya yang menonton pertunjukan tersebut telah dijatuhi hukuman kerja paksa selama lima tahun.
Korea Utara memiliki larangan ketat terhadap materi dari Barat dan Korea Selatan yang diizinkan masuk ke negara itu dan pejabat sekarang melakukan pencarian di sekolah siswa untuk menemukan lagi media asing.
Beberapa guru dikatakan telah dipecat atau terancam dikeluarkan untuk bekerja di tambang terpencil sebagai hukuman.(*)
Sumber: Allkpop, Dailymail
Berita Terkait
-
Senyum Kecil Neymar Diledek "Anak-anak" di Latihan Terakhir Jelang Lawan Korea Selatan
-
Brasil vs Korea Selatan: Skenario Pertandingan, Deretan Fakta Menarik, Link Live Streaming
-
Kim Soo Hyun dan Kim Ji Won Bakal Main Drama Korea Baru Queen of Tears
-
Sempat Kerja di Kafe, Park Bo Young Ungkap Pernah Disumpahi Pelanggan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus