/
Jum'at, 09 Desember 2022 | 08:38 WIB
Celine Dion Idap Penyakit Saraf Langka yang Belum Ada Obatnya: Tubuh Kaku dan Sulit Bergerak (Instagram/@celinedion)

Selebtek.suara.com - Celine Dion mengumumkan kabar terkait kondisi kesehatannya yang tidak baik. Penyanyi 54 tahun ini didiagnosis dengan kelainan saraf langka, Sindrom Orang Kaku atau Stiff Person Syndrome (SPS).

Kondisi tersebut menyebabkan Celine Dion kesulitan bergerak dan menyanyi karena ototnya menegang tak terkendali. 

Kabar tak mengenakkan ini diumumkan Celine Dion dalam video emosional yang diunggah melalui akun Instagram-nya pada Kamis (8/12/2022).

“Saya telah berurusan dengan masalah kesehatan saya untuk waktu yang lama, dan sangat sulit bagi saya untuk menghadapi tantangan ini… Kami sekarang tahu [SPS] adalah penyebab semua kejang yang saya alami," ujar Celine Dion, seperti dilansir The Guardian.

Pelantun "My Heart Will Go On" ini bersyukur memiliki tim dokter hebat yang membantunya menjadi lebih baik dan anak-anak yang mendukung dan memberi harapan. 

"Saya bekerja keras dengan terapis pengobatan pendukung saya setiap hari untuk membangun kembali kekuatan dan kemampuan saya untuk tampil lagi, tetapi saya harus mengakui bahwa ini adalah perjuangan,” lanjutnya.

Sayangnya, belum ada obat untuk penyakit langka ini, tetapi dalam banyak kasus dapat diobati melalui intervensi kimiawi dan terapi kekebalan.

Dengan diagnosis tersebut, Celine Dion telah menjadwal ulang tur Eropanya, yang seharusnya dimulai pada musim semi 2023, untuk berkonsentrasi pada kesehatannya saat ini.

Tidak hanya itu, Celine Dion juga membatalkan delapan konser di musim panasnya pada 2023.

Baca Juga: WAWANCARA Vinicius Junior Jelang Brasil vs Kroasia: Tugas Casemiro Menghentikan Luka Modric, Ini Akan Sulit

"Celine Dion menjadwal ulang konser musim semi 2023 ke 2024, dan membatalkan delapan konser musim panas 2023," tulis Celine Dion di keterangan videonya.

Celine Dion pertama kali berbicara tentang gejala SPS-nya pada Oktober 2021 lalu, ketika dia menunda awal residensinya di Las Vegas karena keluhan kejang otot yang parah dan terus-menerus.(*)

Sumber: The Guardian

Load More