Selebtek.suara.com - Teknologi terus mengalami perkembangan sehingga menghasilkan beragam inovasi, salah satunya di bidang arsitektur yang kini memiliki terobosan baru untuk mengatasi permasalahan perubahan iklim. Inovasi di bidang arsitektur itu adalah hadirnya bangunan zero carbon. Apa itu?
Bangunan berkonsep net zero carbon adalah bangunan dengan emisi rendah, hemat saat beroperasi, dan sebagian besar kebutuhan energinya dipasok dari sumber energi terbarukan sehingga emisi karbonnya sangat minim.
Seperti diketahui, dampak perubahan iklim saat ini semakin nyata dirasakan dan terus meningkat, serta memberikan ancaman bagi manusia dan lingkungan hidup. Karenanya, teknologi zero carbon pada bangunan dinilai menjadi solusi terbaik karena menciptakan nol emisi karbon. Hal ini mampu mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan hidup.
Terkait hal ini, Rima Ginanjar Architects (RGA) menjadi perusahaan arsitek dan interior pertama di Indonesia yang berkomitmen untuk mengusung desain zero carbon. Misi RGA adalah membangun desain zero carbon di seluruh provinsi di Indonesia dan mencapai zero carbon pada tahun 2045.
RGA berfokus untuk mewujudkan bangunan zero carbon untuk Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera. RGA memberikan desain low-zero carbon yang terukur untuk mencegah banyaknya green washing saat ini. Dengan desain zero carbon atau rendah emisi yang terukur, bisa membantu para pemilik bisnis dan pemerintah untuk mendapatkan desain berkelanjutan yang hemat biaya.
“Negara-negara termasuk Indonesia sudah berkomitmen untuk penurunan karbon pada tahun 2030, tapi untuk mencapai zero carbon ini tidak mungkin tanpa sinergi. Bangunan ternyata penyumbang karbon terbesar dan paling banyak menghabiskan energi dunia sebanyak 40%, menjadi misi saya agar di seluruh Indonesia terbangun bangunan zero carbon,” kata CEO of Rima Ginanjar Architects, Rima Ginanjar dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/12/2022).
Rima mengatakan, masyarakat banyak yang belum menyadari pentingnya perubahan akan dampak buruk terhadap kerusakan ekosistem lingkungan hidup.
“Emisi karbon yang menyebabkan perubahan iklim ini sangat nyata dan menyebabkan banyak kerugian dari penyakit sampai bencana alam, yang tidak bisa kita hindari, tapi sayangnya banyak orang tidak melihat korelasinya,” ujarnya.
Seorang arsitek, lanjut Rima, perlu memiliki kesadaran akan perubahan iklim dan pentingnya bangunan menggunakan zero carbon karena punya peran besar sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan bagi lingkungan hidup.
Baca Juga: Kroasia Langsung Dijatuhi Sanksi FIFA Usai Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2022
“Tim desain harus memahami dan peduli seputar isu perubahan iklim, mereka harus mahir dalam memeriksa produsen yang tersertifikasi green, dan memastikan bahwa kontraktor menggunakan teknik untuk pembangunan rendah karbon sesuai yang ditentukan oleh tim desain,” paparnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pengurangan Emisi Karbon Berdampak Positif Bagi Kesehatan dan Lingkungan, Bagaimana Caranya?
-
Jeff Bezos Siap Kuras Hartanya untuk Amal demi Perangi Perubahan Iklim
-
Bukan Sekedar Janji, Dana Perubahan Iklim Harus Diwujudkan Melalui Tindakan
-
Bukan Lelucon, Aktor Ini Ubah Namanya untuk Tingkatkan Kesadaran Bahaya Perubahan Iklim
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
-
Proyeksi IHSG Usai Rp789 Miliar Dana Asing Kabur, Saham BUMI Disorot
-
Bocoran Mobil Baru GIIAS 2026 Ada Honda Brio Listrik Hingga SUV Legendaris Toyota
-
Eksperimen Berani Igor Tolic Berhasil, Persib ke Semifinal Piala Presiden 2026
-
Kalau Semua Orang Mau Naik Transum, Mungkin Kota Kita Tak Semacet Sekarang?
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
-
Kumpulan Ide Lomba Agustusan Anak TK yang Mudah dan Seru, Bikin Murid-Murid Antusias
-
Masih Enggan Naik Transportasi Umum? Sudah Saatnya Mengubah Cara Pandang
-
Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman
-
Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026