Selebtek.suara.com - Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, peribahasa inilah yang menggambarkan seorang perempuan paruh baya berinisial S, warga Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Perempuan 53 tahun ini tewas usai ditabrak mobilnya sendiri. Lho, kok bisa?
S tewas seketika setelah tertabrak mobilnya sendiri jenis Suzuki Ertiga di Perumahan Papan Mas Blok G 28 RT07 RW09, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Kecelakaan ini terjadi pada Senin (12/12) sekira pukul 11.30 WIB. Ketika itu, korban meminta tolong tetangganya berinisial RA untuk memindahkan mobilnya yang berada di depan rumah karena akan ada pembongkaran tenda hajatan.
RA pun bergegas menyalakan mobil dengan maksud untuk memindahkan mobil sesuai permintaan S. Namun saat mobil bernomor polisi B 2956 FVK ini bergerak mundur, tiba-tiba ban belakang masuk ke selokan, sehingga ban mobil bagian belakang selip.
"Kendaraan yang dikemudikan RA bergerak mundur bermaksud akan memindahkan posisi kendaraan karena menghalangi pembongkaran tenda, namun saat itu ban belakang kendaraan terperosok ke parit," kata Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kompol Arga Dija Putra, Selasa (13/12).
Kemudian, RA berusaha memajukan mobil yang dikendarainya yang sedang terperosok di selokan. Namun karena panik, RA menginjak pedal gas terlalu dalam sehingga mobil lepas kendali dan menabrak korban, S yang berada di depan mobil hingga tewas di lokasi kejadian.
"Berusaha maju namun lepas kendali, sehingga menabrak pejalan (korban) yang saat itu ada di depannya sehingga terjadi kecelakaan sehingga pejalan tersebut meninggal di TKP," kata Arga.
Terkait peristiwa ini, polisi sudah mengamankan RA, selaku sopir mobil tersebut guna penyelidikan.
Baca Juga: Ucapan Menohok Messi Usai Singkirkan Kroasia di Piala Dunia!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Malang Rabu 25 Februari, Lengkap dengan Penjelasan Makan Setelah Imsak
-
Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar Sebelum Kuota Habis
-
Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten, Sopir Truk Asal Pandeglang Tewas
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
Ikuti Owner Meeting di Jakarta, Maestro Solo Semakin Antusias Debut di PFL 2!
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Rabu 25 Februari 2026, Jangan Telat Bangun Sahur!
-
Ucapkan Selamat Tinggal Macet! Jalur Pengganti Jalan Saleh Danasasmita Mulai Dibangun
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan