Selebtek.suara.com – Tim Nasional sepak bola Marako harus puas dengan kedudukannya di posisi 4 besar Piala Dunia 2022. Meskipun begitu, penampilan tim Maroko yang bisa mencapai babak perempat final tentunya menyisakan kebanggaan tersendiri.
Pasalnya, Maroko menjadi negara Afrika pertama yang mampu lolos ke babak perempat final Piala Dunia.
Penampilan apik Maroko ini tak lepas dari kelihaian para pemainnya. Salah satu pemain Tim Nasional Maroko yang cukup disorot yaitu Hakim Ziyech.
Pria yang bermain untuk klub Chelsea itu dikabarkan tidak pernah menerima bayaran maupun bonusnya selama bermain di Piala Dunia 2022.
Ketimbang menikmati hasil keringatnya, Hakim Ziyech memilih mendonasikan semua pendapatan termasuk bonusnya untuk masyarakat Maroko yang membutuhkan.
Ia juga dikabarkan memberikan pendapatannya itu kepada staf timnas Maroko.
Ternyata hal ini sudah dilakukan Ziyech semenjak tahun 2015 silam. Ziyech juga sering berdonasi untuk tim sepak bola amatir dan rumah sakit yang ada di negara kelahirannya, Maroko.
Kedermawanan Ziyech ini diungkap oleh salah seorang jurnalis bernama Khaled Beydoun.
Selain gemar berdonasi, Ziyech ternyata juga sering mengajak rekan-rekan sesama timnya untuk pulang kampung dengan menggunakan pesawat pribadi yang ia sewa.
Baca Juga: Redmi Note 12 Pro 5G Rilis Resmi 5 Januari, Ini Bocoran Spesifikasi Lengkapnya
Pria kelahiran 1993 ini juga dikenal sangat menyayangi keluarga, terutama sang ibu. Ia bahkan pernah mengatakan bahwa jika bukan karena ibunya, ia sudah lama meninggalkan sepak bola.
Diduga, Ziyech gemar melakukan kebaikan karena pernah merasakan kesulitan semasa kecil. Ketika ditinggal sang ayah saat kecil, Ziyech harus berjuang menghidupi keluarganya.
Ia juga harus bertahan hidup sebagai imigran di Belanda.
Ziyech berharap, dengan menekuni dunia sepak bola, ia bisa mengubah perekonomian keluarganya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Rodri Kejar Gelar yang Belum Dimiliki, Piala Dunia 2026 Bersama Timnas Spanyol
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang