Selebtek.suara.com - Kasus prank KDRT yang menjerat Baim Wong dan Paula Verhoeven telah dinaikkan ke tingkat penyidikan.
Penyidik telah memeriksa dua personel tim Youtube Baim Wong yang berstatus sebagai kameramen dan tim kreatif sebagai saksi di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (26/12/2022).
Menurut kuasa hukum Baim Wong, Machi Achmad, pemeriksaan tersebut berjalan lancar. Penyidik mencecar saksi dengan 31 pertanyaan.
"Tadi kami sudah dampingi, ada 31 pertanyaan. Berjalan sangat lancar, jadi tidak lama," ujar Machi Achmad, dikutip dari Suara.com.
Selama pemeriksaan, dua orang tim YouTube Baim Wong tersebut diminta menjelaskan lagi tentang aktivitas pembuatan konten prank KDRT di Polsek Kebayoran Lama yang dilakukan pada 1 Oktober lalu.
Baim Wong sendiri menunggu panggilan pemeriksaan dari penyidik Polres Metro Jakarta Selatan bila memang diperlukan. Machi Achmad menegaskan kliennya akan bersikap kooperatif.
"Pastinya kami tinggal menunggu undangan dari kepolisian. Kami akan kooperatif," kata Machi Achmad.
Sebagai informasi, konten prank KDRT yang dibuat Baim Wong dan Paula Verhoeven menuai hujatan karena dianggap tidak menghormati institusi kepolisian.
Pasangan suami istri itu akhirnya dilaporkan oleh Sahabat Polisi Indonesia, Prabowo Febriyanto hingga tim pengacara Odie Hudiyanto.
Baca Juga: Ketua Wantim Siswono Yudo Husodo Mengundurkan Diri, NasDem Tegas Membantah
Sebelumnya, Baim Wong dan Paula Verhoeven telah melakukan mediasi dengan tim pengacara Odie Hudiyanto di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Minggu (25/12/2022).
Ustaz Witjaksono yang bertindak sebagai mediator untuk Baim Wong dan pelapor dari tim pengacara Odie Hudiyanto menjelaskan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai.
Sementara itu, proses hukum untuk kasus yang dilaporkan oleh dua pihak lainnya masih tetap berjalan.(*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Kasus Prank KDRT Masih Berlanjut, Tim YouTube Baim Wong Dicecar 31 Pertanyaan
-
Satu Laporan Prank KDRT ke Baim Wong Segera Dicabut, 2 Lainnya Bagaimana?
-
Kasus Prank baim Wong Masih Berjalan, Polisi Kembali Panggil Anak Buah Baim Wong
-
Kasus Prank KDRT Jalan Terus Meski Ada Perdamaian, Kru Baim Wong Diperiksa Hari Ini
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Persib Bungkam Persija 2-1, Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Viral, ART Resign Setelah 4 Hari Kerja karena Tak Kuat Kena AC dan Mabuk Naik Mobil
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Ketua DPRD Kepri Kedapatan Pamer Naik Moge, GMNI Singgung Gaya Hidup Mewah
-
Logika Sesat Guru Ngaji Surabaya: Cabuli 7 Santri Pria di Bawah Umur Demi Hindari Zina dan Hamil