Selebtek.suara.com - M. Ecky Listiantho (34), pelaku mutilasi terhadap korban Angela Hindriati Wahyuningsih (54) nekat menyimpan jasad yang sudah dimutilasi selama lebih dari setahun di dalam box kontainer.
Menurut polisi, pelaku merasa ketakutan perbuatannya diketahui warga dan bingung juga mau dikuburkan di mana. Ecky pun memutuskan untuk menyimpannya selama setahun lebih.
"Karena takut ketahuan oleh warga. Selain itu, pelaku bingung mau dikubur dan buang ke mana jasad korban," kata Kepala Subdirektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kompol Resa F Marasabessy kepada wartawan, Jumat (6/1).
Yang lebih keji lagi, korban tidak langsung memutilasi korban usai dibunuh. Namun jasad Angela dibiarkan terlebih dahulu selama dua minggu. Setelahnya, Ecky langsung mengambil keputusan untuk memutilasi setelah dibunuh pada bulan November. Setelah dimutilasi, selanjutnya jasad Angela dimasukkan kedalam dua kontainer.
"Dua minggu setelah dibunuh baru di mutilasi," ujar Resa.
Sebagai informasi, polisi menemukan jasad wanita korban mutilasi ini di sebuah kontrakan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Penemuan jasad itu bersamaan dengan penemuan Ecky yang dilaporkan hilang oleh keluarga sejak 23 Desember 2022.
Polisi mendapatkan informasi bahwa Ecky berada di sebuah kontrakan di Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jabar. Polisi kemudian mendatangi rumah kontrakan itu pada Kamis (29/12/2022).
Bersamaan dengan ditemukannya Ecky yang dilaporkan hilang, polisi juga menemukan boks kontainer yang ternyata berisi jasad wanita yang telah dimutilasi. Saat itu juga, Ecky langsung diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.
Baca Juga: Tubuh Kerempeng dan Bagian Intim Olla Ramlan Jadi Sorotan, Apa yang Terjadi?
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis