Selebtek.suara.com – Setelah aksinya membuka penggalangan dana untuk biaya operasi sang istri viral, kini Aji Yusman buka suara. Aji Yusman merupakan pesinetron yang sempat hits di tahun 2000an.
Salah satu sinetron yang melambungkan namanya yaitu Inikah Cinta yang tayang di SCTV. Setelah tak lagi bermain sinetron, kehidupan Aji kini berubah drastis.
Setelah vakum dari dunia sinetron, Aji fokus pada karirnya sebagai seorang pebisnis. Aji menjalankan bisnisnya di bidang pariwisata internasional. Dari hasil kerja kerasnya ini, Aji berhasil mengumpulkan pundi-pundi uang.
Namun saat sang ibu meninggal karena sakit, kehidupannya mulai berubah. Ia mulai tidak percaya tuhan. Dalam podcast Denny Sumargo, Aji mengaku tak pernah melaksanakan Sholat selama 2 tahun pasca kepergian sang ibu.
Setelah kembali melaksanakan Sholat, Aji akhirnya sadar bahwa yang selama ini dilakukannya adalah salah. Ia berusaha menerima kenyataan bahwa ibunya sudah berada di tempat terbaik.
Disaat kembali melanjutkan hidup, Aji kembali ditimpa musibah. Bisnis yang sudah dijalankan bertahun-tahun harus mengalami kebangkrutan karena kondisi pandemi. Aji terpaksa harus menjual rumah dan kendaraannya.
Karena kesulitan ekonomi, ia juga tak memiliki uang untuk biaya operasi sang istri. Dengan segala pergolakan batin, akhirnya Aji memberanikan diri membuka donasi untuk biaya rumah sakit istrinya.
Diketahui, biaya ini akan digunakan untuk melakukan operasi istrinya yang sedang hamil 6 bulan. Naasnya, bayi yang dikandung sang istri ternyata telah meninggal dunia dan sulit dikeluarkan dengan keadaan normal.
Saat penggalangan dana yang ia lakukan mencuat, publik dibuat bertanya-tanya karena aktor sekelas Aji tak memiliki asuransi atau bahkan BPJS.
Dalam wawancaranya bersama Denny Sumargo, Aji mengaku tak begitu mempercayai asuransi dan BPJS. Ia mengatakan, saat kakeknya harus menjalani operasi katarak menggunakan BPJS, prosedur yang harus dilakukan cukup rumit dan harus melibatkan kakeknya. Kondisi ini membuat sang kakek kesulitan.
Ia juga berkaca dari pengalaman salah seorang kerabat istrinya. Saat kerabat istrinya akan melahirkan menggunakan BPJS, oknum rumah sakit malah mengatakan jika kamar sedang penuh. Namun ketika kerabat istrinya ingin membayar secara mandiri, secara tiba-tiba pihak rumah sakit mengatakan bahwa kamar masih tersedia.
Mengenai asuransi, Aji merasa tidak mempercayai asuransi karena saat ibunya meninggal, biaya asuransi yang seharusnya diberikan kepadanya tidak pernah ia terima.(*)
Sumber: Podcast Denny Sumargo
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Destri Damayanti Jadi Gubernur BI, Ketua OJK: Makin Banyak Perempuan Duduki Posisi Strategis
-
Diskon Gede di Gerai ADLV, Cukup Bayar Pakai QRIS BRImo atau Kartu BRI!
-
Jawa Barat Masuk Puncak Musim Kemarau
-
Bela Puan Maharani, Hasto Tegaskan Komitmen PDIP Garap RUU Perampasan Aset Tak Perlu Diragukan
-
Mengulas Warisan Abadi Romcom Remaja dalam Film 10 Things I Hate About You
-
6 Sunscreen Anti Aging yang Mengandung Bahan Alami sesuai Review dan Harga
-
Febrie Adriansyah Kalah! Hakim Tolak Praperadilan Status Tersangka dan Penahanan Kasus TPPU
-
Jakmania Boikot Persija, Rizky Ridho Akhirnya Angkat Bicara: Kami Butuh Kalian!
-
Awas Ketipu Angka Palsu! Ini Cara Cek Odometer Motor Bekas yang Asli Belum Direset
-
Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi