Selebtek.suara.com - Sekte Aghori memegang kepercayaan bahwa ritual yang mereka biasa lakukan bisa membuat lebih dekat dengan Tuhan dan pencerahan hidup. Salah satu yang biasa mereka lakukan adalah memakan mayat manusia.
Aghori mengabdikan diri mereka untuk Dewa Hindu Siwa, dengan demikian mempraktikkan Shaivisme. Tentu tujuannya sangat berbanding terbalik dengan kepercayaan orang Hindu lainnya yang yakin akan terjadinya reinkarnasi.
Berbeda dengan Aghori, justru mereka ingin memutus siklus reinkarnasi untuk mencapai transendensi dengan cara kanibalisme. Biasanya, Aghori memakan orang yang baru saja meninggal karena banyak mayat yang dibuang ke Sungai Gangga dengan beberapa alasan.
Setelah melihat mayat itu dibuang, Sekte Aghori akan mengambil mayat tersebut. Selain memakan mayat, para anggota Aghori akan mengubah tengkorak manusia menjadi mangkuk dan mengukir tulang menjadi perhiasan.
Kenapa tengkorak tersebut dijadikan mangkuk? Karena mereka percaya kehidupan manusia yang sudah meninggal menempel di puncak tengkorak. Tidak sampai di situ saja, Aghori juga mengumpulkan abu manusia dari tempat kremasi.
Hal itu dilakukan karena nantinya abu tersebut akan dioleskan ke seluruh tubuh mereka dari ujung kepala hingga ujung kaki. Menurut mereka tindakan ini akan membuatnya lebih dekat dengan Dewa Siwa dan melindungi mereka dari penyakit di masa depan.
Untuk diketahui, sekte Aghori adalah sebuah suku kanibal yang ada di India. Menurut mereka memakan mayat manusia adalah sebagai puncak penyatuan jiwa dengan alam. Mereka memakan mayat manusia yang kebanyakan berada di tepi sungai Gangga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo