Selebtek.suara.com - Satu per satu fakta baru kasus penganiayaan Mario Dandy Satriyo terhadap David terkuak. Belakangan diketahui tersangka pernah mengancam akan menembak korban.
Hal itu diungkap lewat cuitan seorang warga Twitter lewat akun @AltoLuger. Cuitan tersebut juga telah di re-tweet oleh ayah David, Jonathan Latumahina.
Dalam cuitannya, pemilik akun menyebut sebelum kejadian penganiayaan sadis pada Senin (20/2/2023), Mario Dandy sempat mengancam akan menembak David.
"Dari bukti digital forensic, bisa ketahuan kapan David pernah diancam untuk ditembak," cuitnya seperti dikutip Selebtek.suara.com, Rabu (1/3/2023).
Dari pemeriksaan alat komunikasi juga terungkap bahwa korban menghindari ajakan Agnes untuk bertemu dengan dalih mengembalikan kartu pelajar.
Ia meminta menggunakan jasa kirim alih-alih bertemu dengan Agnes.
"Berapa kali David bilang untuk pakai GoSend aja buat balikin kartu pelajar. Berapa kali dipaksa tersangka untuk keluar menemui para tersangka," lanjutnya.
Alto juga membeberkan bukti bahwa David berkali-kali menghindar dari pertemuan dengan Mario Dandy.
"Ketahuan berapa kali David berupaya untuk de-eskalasi, menghindar dari pertemuan dengan para tersangka di tanggal 20 Februari kemarin. Komunikasi digital 20 Februari dimulai pada pukul 3:57 PM n selesai pukul 7:18 PM," ungkapnya.
Baca Juga: Segini Harga Pesawat Cessna yang Dipamerkan Pejabat Bea Cukai Jogja, Punya Siapa?
Sejauh ini, polisi telah menetapkan dua tersangka atas kasus penganiayaan yang menimpa David, anak pengurus GP Ansor. Keduanya yakni Mario Dandy (20) dan Shane Lukas (19).
Sementara itu, Agnes, pacar Mario Dandy yang merupakan mantan kekasih David saat ini masih berstatus sebagai saksi.
Agnes berperan sebagai orang yang mengajak David untuk bertemu hingga menjemput korban yang saat itu berada di rumah temannya.
David ternyata dijemput oleh Mario Dandy dan teman-temannya lalu mengajaknya ke sebuah gang sepi dan menganiaya korban hingga koma.(*)
Berita Terkait
-
David Kejang 2x24 Jam Gegara Mario Dandy, Ayah: Akan Ada yang Membayar Untuk Siksaan Itu
-
'Ada Kemajuan Luar Biasa' Ayah David Kabarkan Kondisi Terkini Anaknya
-
Mario Dandy Aniaya Anak Pengurus GP Ansor, Pakar Psikologi Sebut Dampak Salah Pola Asuh
-
'Saya Tak Akan Lupa Erangannya' Cerita Pilu Ayah David, Anaknya Kejang Selama 2 Hari Ulah Mario Dandy
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Lautan Manusia di Cemoro Sewu: Ritual Malam 1 Suro di Puncak Gunung Lawu
-
Bagus Cushion atau Two Way Cake untuk Kulit Kombinasi? Ini Trik Makeup Flawless Anti Longsor
-
Redmi K90 Ultra Siap Jadi HP Gaming Premium Terjangkau, Bawa Baterai 8.500 mAh
-
Bosan Kerja Sendirian? WFC Journal Mengubah Meja Kopi Jadi Lingkaran Pertemanan
-
Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon
-
KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun
-
5 Fakta Menarik Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026, Debut hingga Comeback 28 Tahun
-
Kwon Eun Bin CLC Pensiun dari Dunia Hiburan Setelah 10 Tahun, Ini Alasannya
-
Pemprov Jatim Tegaskan Pembagian Kupon Jalan Sehat Telah Sesuai Prosedur Panitia
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa