Selebtek.suara.com - Seorang saksi berinisial N menyebut Agnes Gracia Haryanto (AGH) dan Shane Lukas (S) tak menolong David yang terkapar usai dianiaya Mario Dandy Satriyo (MDS).
N merupakan ibu dari teman David yang dikunjungi korban sebelum kejadian. Ia mengaku melihat langsung kejadian penganiayaan sadis anak Rafael Alun Trisambodo.
Kuasa hukum N, Muannas Alaidid mengatakan berdasarkan kesaksian kliennya, Agnes dan Shane Lukas tidak berteriak minta tolong dan menunjukkan raut muka sedih saat kejadian.
"Bahwa saksi N memastikan, selain pelaku MDS yang berada di lokasi kejadian yaitu S dan anak AGH. Ketika saksi N tiba di TKP, posisi mereka tidak sedang menolong korban anak D, tidak ada teriakan minta tolong dan tidak ada air muka sedih," kata Muannas Alaidid dikutip Selebtek.suara.com dari Suara.com, Senin (6/3/2023).
Saat kejadian, N melihat David yang sedang dianiaya secara brutal oleh Mario Dandy dari balkon rumahnya yang berada di lantai dua.
N melihat satu orang sudah tergeletak sementara satu lainnya berdiri tegap. Ia kemudian berteriak untuk mencegah dan menghentikan aksi Mario Dandy.
"Bahwa kami memastikan teriakan itu berasal dari saksi N, yang melihat dari balkon lantai dua rumahnya. Di mana ada satu orang tergeletak di jalan dan satu orang lainnya berdiri tegap. Refleks kemudian langsung berteriak 'woi stop!'" jelasnya.
N lantas berlari dengan suaminya ke arah korban dan mendapati ternyata yang tergeletak tak sadarkan diri adalah anak temannya.
"Selanjutnya saksi N berlari turun dari balkon lantai dua rumahnya, yang ternyata diikuti juga oleh suaminya R menuju lokasi kejadian,” kata dia.
Baca Juga: Satu dari Lima Tuntutan Warga Korban Kebakaran Plumpang; Depo Pertamina Harus Direlokasi
“Kemudian saksi N kaget, ternyata orang yang tergeletak itu adalah teman anaknya yang berkunjung di rumahnya," jelas Muannas melanjutkan.
Keterangan ini berbeda dengan pernyataan kakak Agnes, Ivana Yoan yang menyebut adiknya berniat untuk
menyelamatkan David.
Ivana Yoan juga mengatakan Agnes syok dan ketakutan melihat kejadian penganiayaan tersebut.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Mantap, Polisi Lakukan Ini Agar Mario Dandy dan Shane Lukas Tak Bohongi Penyidik Lagi
-
Menengok Konsultan Pajak yang Bantu Rafael Alun Trisambodo: Kini Kabur ke Luar Negeri
-
Dinilai Punya Gaya Hidup Sederhana, Ini Fakta-Fakta Christofer Dhyaksadarma Kakak Mario Dandy
-
Mario Dandy Yakin Bisa Keluar Penjara Karena Bantuan Ayahnya, Warganet Emosi: Sambo Aja Bisa Dihukum Mati!
-
Kondisi Keluarga Agnes Mengenaskan, Ayah Stroke sedangkan Ibunda Kanker Paru-Paru
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati