/
Senin, 06 Maret 2023 | 20:49 WIB
Mario Dandy Berhenti Aniaya David karena Diteriaki Seorang Ibu, Kondisi Korban Sudah Mengenaskan (YouTube KOMPAS TV)

Selebtek.suara.com - Seorang saksi berinisial N yang merupakan ibu dari teman David, berteriak berusaha menghentikan aksi penganiayaan Mario Dandy Satriyo (MDS).

Saat itu N mengaku melihat langsung kejadian penganiayaan sadis anak Rafael Alun Trisambodo itu dari balkon rumahnya yang berada di lantai dua.

Dari kejauhan N melihat satu orang sudah tergeletak sementara satu lainnya berdiri tegap. Ia pun refleks berteriak untuk menghentikan aksi penganiayaan brutal tersebut.

"Bahwa kami memastikan teriakan itu berasal dari saksi N, yang melihat dari balkon lantai dua rumahnya. Di mana ada satu orang tergeletak di jalan dan satu orang lainnya berdiri tegap," ujar kuasa hukum N, Muannas Alaidid, dikutip dari Suara.com, Senin (6/3/2023).

"Refleks kemudian langsung berteriak 'woi stop!'" imbuhnya.

N lantas berlari dengan suaminya ke arah korban dan mendapati ternyata yang tergeletak tak sadarkan diri adalah teman anaknya, David.

"Selanjutnya saksi N berlari turun dari balkon lantai dua rumahnya, yang ternyata diikuti juga oleh suaminya R menuju lokasi kejadian,” kata Muannas Alaidid.

“Kemudian saksi N kaget, ternyata orang yang tergeletak itu adalah teman anaknya yang berkunjung di rumahnya," jelas Muannas.

Mario Dandy Satriyo dan Agnes Gracia Haryanto (sumber: Twitter)

Melansir Instagram Nong Andah Darol Mahmada, kerabat dekat dari keluarga David, saat itu suami N berusaha menghentikan aksi Mario Dandy.

Baca Juga: Bacaan Niat serta Doa Buka Puasa Nisfu Syaban, Lengkap dengan Artinya

"Kalau nggak ada saksi N ini mungkin David "lewat" karena terus dihajar MDS. Dia yang teriak dari balkon rumahnya dan buru-buru lari ke lokasi minta dihentikan penganiayaan dan menolong David," tulis Nong Andah di akun Instagramnya, @nongandah pada Minggu (5/3/2023).

"Sementara suaminya menahan MDS supaya nggak nendang David," lanjutnya.

N menyebut kondisi David saat itu sangat mengenaskan. Wajahnya penuh dengan darah dan kepalanya sudah lunglai.

"Saat melihat kondisi David pertama kali sangat mengenaskan, wajah David penuh dengan darah, kepala David sudah lunglai," tulis Nong Andah.

"Ia nangis khawatir dia nggak bisa menyelamatkan jiwa David. Sampai sekarang saksi N selalu nangis bila ingat peristiwa itu, bahkan ketika bercerita ke aku pun dia nangis terus," ungkapnya.(*)

Load More