Selebtek.suara.com - Pameran karya seni Artina Sarinah sesi kedua kembali digelar. Pameran seni kali ini mengusung tajuk Artina Sarinah #2: Matrajiva, yang digelar di lantai 6 Gedung Sarinah, Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat dan berlangsung sejak 4 Maret - 31 Mei 2023.
Pameran kali ini fokus pada beragam ekspresi artistik yang merepresentasikan berbagai dimensi spiritualitas maupun religiusitas dalam kehidupan masyarakat Nusantara.
Dalam acara seremoni pembukaan Artina Sarinah #2: Matrajiva, Jum'at (3/3), Heri Pemad, Inisiator dan Direktur Artistik artina, menyampaikan alsan tema matrajiva dipilih untuk edisi kali ini.
"Tema matrajiva terinspirasi dari keragaman budaya Nusantara yang sarat akan nilai-nilai spiritual. Matrajiva (matra: dimensi; jiva: spirit/ruh). Tak hanya itu, kami melihat saat ini seni menjadi manifestasi dari kepercayaan pada sesuatu yang lebih besar dari dalam diri manusia, sekaligus memanifestasikan tanggung jawab sosial seniman terhadap lingkungan dan masyarakatnya," katanya.
Pameran karya seni kontemporer ini melibatkan dua kurator, Agung Hujatnika dan Bob Edrian. Proses kurasi karya seni ini mempertimbangkan berbagai aspek dengan cermat untuk menampilkan bagaimana spiritualitas dan religiusitas menyatu dengan nilai-nilai moral, dalam kebudayaan dan kesenian di Indonesia.
Menurut Agung Hujatnika, Artina Sarinah #2: Matrajiva menampilkan keragaman nusantara dengan berbagai aspek kehidupan.
"Pada pameran artina edisi kedua ini, kami berupaya menampilkan ekspresi ‘spiritualitas Nusantara’ yang ekspansif dan multifaset. Perluasan mutakhir spiritualitas ini merepresentasikan adanya wilayah-wilayah irisan maupun persilangan antara agama, sains, humanisme, filsafat, aliran, kepercayaan, teknologi dan kesenian tradisional Nusantara, dan sebagainya," beber Agung.
Sementara itu, Fetty Kwartati, Direktur Utama Sarinah, mengatakan pameran ini sejalan dengan tujuan serta visi misi Sarinah. Di mana Sarinah tak hanya mampu menjadi destinasi belanja dan hiburan tapi juga menjadi pusat wisata edukasi, seni, dan budaya.
"Sejak diluncurkan, hingga saat ini, kehadiran artina di Sarinah mendapatkan respon yang sangat positif dari para seniman, pelaku industri kreatif, terlebih lagi masyarakat,”ujarnya.
Baca Juga: Tunas Sawa Erma Group Motivasi Ratusan Pelajar Papua Lewat Program Back To School
Fetty menambahkan, transformasi Sarinah sebagai panggung karya Indonesia tidak hanya menjadikan tempat bersejarah ini sebagai destinasi belanja.
“Tetapi juga menjadi destinasi wisata. Kami berharap kehadiran karya dan tema baru yakni “matrajiva” dapat memberikan kesegaran serta pengalaman baru bagi masyarakat," imbuhnya.
Artina juga menghadirkan sejumlah program seperti edutainment tour untuk pelajar, mahasiswa, korporasi, dan wisatawan domestik serta mancanegara, gelar wicara bersama seniman, serta loka karya seni yang terbuka untuk umum.
Pameran kali mendapat dukungan dari pemerintah melalui Kemendibud Ristek yang diwakili oleh Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Hilmar mengaku terkesan dengan pameran ini dan berharap kedepannya pameran ini dapat berlangsung secara rutin.
"Saya sangat terkesan dengan penyelenggaraan artina yang telah sampai pada edisi kedua ini. Tema matrajiva mengajak kita untuk melihat lebih jauh budaya Indonesia dari perspektif spiritualitas dan religiusitas, aspek yang sangat dekat dengan kehidupan kita. Saya berharap artina dapat diselenggarakan secara rutin sehinngga dapat memperkenalkan budaya Nusantara dengan pendekatan yang berbeda," kata Hilmar, dalam kesempatan yang sama.
Artina Sarinah #2: Matrajiva berlangsung mulai 4 Maret – 31 Mei 2023 dan bisa terbuka untuk umum mulai pukul jam 10.00 - 22.00 WIB. Selama periode pameran, publik juga dapat mengikuti sejumlah program seperti kuratorial tur, gelar wicara seniman, dan lokakarya. Tiket artina Sarinah masuk artina dapat melalui loket.com atau secara langsung di lokasi pameran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Erick Thohir Tak Ikut Campur soal Hasil Piala AFF U-19 2026
-
Crystal Palace Ukir Sejarah, Tantang Rayo Vallecano di Final Liga Conference
-
Di Balik Megahnya Dapur MBG, Ada Sekolah yang Dilupakan Negara
-
Pelatih Sassuolo Bagikan Kabar: Kondisi Jay Idzes Sedikit Lebih Buruk
-
Freiburg Singkirkan Braga Dramatis, Tantang Aston Villa di Final Liga Europa
-
Motor Listrik Lucu Yamaha Kini Tebar Pesona, Berapa Harganya?
-
Aldi Taher Bikin Gebrakan Lagi Usai Bisnis Burger Viral, Kini Rilis Brand Sepatu hingga Celana Dalam
-
Aston Villa Hancurkan Nottingham Forest 4-0, Lolos ke Final Liga Europa
-
Federico Valverde Cedera Kepala usai Berkelahi dengan Tchouameni
-
Brighton Perpanjang Kontrak Fabian Huerzeler hingga 2029