Selebtek.suara.com - Vokalis Radja, Ian Kasela, mengaku kecewa lantaran pelaku pengancaman grup bandnya telah dibebaskan oleh pemerintah Malaysia pada Minggu (12/3/2023).
Ian Kasela menyebut kedua pelaku pengancaman tersebut dibebaskan karena telah membayar uang jaminan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Malaysia.
"Disayangkan ketentuan hukum yang berlaku berbeda, tapi apa daya sehingga dua orang pelaku yang bernama, Muremthiran a/l Chandra Sekaran (pelaku utama), warga negara Malaysia, dan Mohamed reezan bin mohd fadzil (pelaku kedua), warga negara Singapura, setelah ditahan dan dimintai keterangan informasinya dilepaskan lagi karena mampu bayar jaminan," tutur Ian Kasela, dikutip Selebtek.suara.com dari Instagram @iankaselaradja, Selasa (14/3/2023).
Pelantun "Jujur" itu lantas menanyakan apakah tindakan yang diambil oleh pihak kepolisian Malaysia bisa menjamin pelaku tidak akan berbuat hal yang sama ke depannya.
"Lalu bagaimana selanjutnya? Apa ada jaminan bahwa pelaku tidak akan mengambil tindakan lain lagi yang bisa mengakibatkan hal yang tidak diinginkan kembali?" tanya Ian Kasela.
Karena hal itu, grup band Radja membuat laporan polisi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mabes Polri, Jakarta, pada Senin (13/3/2023).
"Karena dia dibebaskan, kami khawatir, takut dia bisa berbuat yang kami tidak harapkan," ujar Ian Kasela, dikutip dari tayangan YouTube Star Story.(*)
Berita Terkait
-
Buntut Ancaman Pembunuhan, LPSK Dorong Kemenlu Beri Jaminan Keamanan untuk Band Radja di Malaysia
-
Viral Penyanyi Malaysia Pakai Mukena Bling Bling di Momen Red Carpet, Dituding Lecehkan Islam
-
Band Radja Trauma Pasca Diancam Dibunuh di Malaysia, Komisi X DPR: Perwakilan RI Wajib Melindungi
-
Manggung di Malaysia Ian Kasela Panik Dapat Ancaman Pembunuhan, Tindakan Apa yang Sebaiknya Dilakukan?
-
Band Radja Diancam Dibunuh di Malaysia, Komisi X DPR RI Senggol Kedubes Soal Perlindungan Seniman
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Berapa Suhu AC Ideal agar Tidak Boros Listrik? Ini Trik biar Tagihan Tetap Hemat
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
3 Serbuk Anti-Sumbat Saluran Air, Solusi Pipa Mampet Akibat Rambut
-
Langkah Besar Menuju Damai, JD Vance Sebut Dialog AS - Iran Berjalan Positif
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
5 Air Cooler yang Dingin dan Hemat Listrik, Bikin Ruangan Sejuk Maksimal
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Memoar Getir Vabyo: Ketika Eksploitasi Kerja Dibungkus Ironi Komedi