/
Sabtu, 08 April 2023 | 21:12 WIB
Depok Raih Predikat Kota Intoleran, PKS Kelabakan! (Ist)

Selebtek.suara.com - Kota Depok, Jawa Barat mendapat predikat Kota intoleran dengan menduduki skor toleransi kedua paling rendah versi SETARA Institute

Menurut laporan Indeks Kota Toleran (IKT) 2022 versi SETARA Institute, seperti dikutip detikcom, Sabtu (8/4/2023), Kota Cilegon menjadi kota yang mendapat skor toleransi paling rendah dalam laporan Indeks Kota Toleran (IKT) 2022. Selanjutnya, Depok mendapat predikat kedua setelah Cilegon. 

Kota Cilegon menduduki peringkat ke-94 atau paling bawah dalam laporan IKT 2022 itu. Sedangkan di atas Cilegon, ada Depok, yang menduduki peringkat ke-93.

"Yang pertama tindakan pemerintahnya. Dia bersepakat dengan masyarakat yang memiliki aspirasi politik intoleran, untuk melarang orang membangun tempat ibadah. Jadi dari sisi variabel tindakan pemerintah sudah nol," kata Ketua Badan Pengurus SETARA Institute Ismail Hasani kepada wartawan di Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (6/4/2023).

Sementara itu, secara skor akhir penilaian kota Depok tidak mengalami peningkatan signifikan. Hanya, Kota Cilegon mengalami penurunan secara skor dan posisi.

Pada 2021, Depok mendapat skor 3,577, sementara tahun ini atau 2023 dengan skor 3,610. Adapun Cilegon pada 2021 berada di posisi tiga terendah dengan skor akhir 4,087 dan saat ini mendapat skor akhir 3,227.

Terkait temuan data yang diungkap SETARA Institute, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menyatakan keraguan terhadap data temuan tersebut.

"Kami meragukan hasil temuan tersebut. Fakta empirisnya, kerukunan umat beragama di Depok sangat baik," kata jubir PKS Muhammad Kholid kepada wartawan, Jumat (7/4/2023).

Kholid mengatakan, berdasarkan data Kementerian Agama RI, Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) di Depok cukup tinggi. Berdasarkan hal itu, PKS mengklaim kehidupan antarumat beragama di Depok terjalin harmonis.

Baca Juga: Soimah Diteror Oknum Pajak, Datang ke Rumah Bawa Debt Collector: Masuk Rumah Tanpa Kulonuwun!

"Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) di Depok itu masuk kategori tinggi dibandingkan Indeks KUB rata-rata nasional. Indeks KUB ini dirilis resmi oleh Kementerian Agama RI yang mengukur tingkat toleransi, kesetaraan, dan kerja sama antarumat beragama. Dan kita juga bisa menyaksikan harmoni kehidupan antarumat beragama di Depok terjalin," ujarnya. 

Kholid juga menyebut jika Pemkot Depok telah memberikan kebijakan afirmatif bagi seluruh umat beragama dengan Bimbingan Rohani. Program itu diklaim PKS cukup efektif 

"Pemkot Depok juga memberikan kebijakan afirmatif bagi seluruh umat beragama dengan program Bimbingan Rohani yang melingkupi supporting kegiatan keagamaan seluruh umat beragama secara adil," bebernya.

Load More