Selebtek.suara.com - Kondisi rumah nenek Suliwati yang semula dipenuhi tumpukan sampah kini telah bersih.
Komunitas kreator peduli bekerja sama dengan tim pemadam kebakaran (Damkar) bergotong royong membantu membersihkan sampah dari rumah Suliwati pada Jumat (7/4/2023) lalu.
Melansir video yang tayang di akun YouTube Manise TV, tumpukan sampah yang semula hampir menutupi rumah Suliwati telah bersih.
"Tadi pagi tuh udah disemprot pakai damkar. Dulu awal tuh sampah semua sampai setinggi ini (setengah tinggi rumah)" kata Charlie pemilik akun YouTube Manise TV, dikutip Selebtek.suara.com pada Senin (10/4/2023).
"Sekarang udah benar-benar bersih dan rapih banget. Ini tinggal dibersihin dalamnya. Mungkin nanti bisa dicat, dipasang keramik kalau ada biayanya, atau direnov atapnya," sambungnya.
Charlie pun menyebut pohon besar yang ada di samping rumah Suliwati akan ditebang karena membahayakan warga sekitar jika ada angin besar.
Bagian dalam rumah juga terlihat sudah bebas dari tumpukan sampah.
Menurut salah satu anggota kreator peduli proses penyemprotan rumah Suliwati memakan waktu 1 jam dan menghabiskan 2500 liter air. Damkar pun telah menyemprot rumah Suliwati dengan desinfektan.
Kisah Suliwati viral di media sosial
Baca Juga: Cek Pelabuhan Merak dan Ciwandan, Kapolri Minta Anggotanya Pastikan Keamanan Pemudik
Sebelumnya, kisah Suliwati viral di media sosial karena kondisinya sangat memprihatinkan.
Ia tinggal seorang diri selama 15 tahun di dalam rumah penuh sampah tanpa listrik dan air bersih.
Sampah dari jenis plastik dan kertas telah menumpuk tinggi hingga menghalangi pintu masuk ke dalam rumah Suliwati.
Warga sekitar tidak berani menyapa Suliwati karena terkenal galak dan kerap membawa barang yang membahayakan.
Menurut adik kandung Suliwati, ketua RT dan warga sempat membersihkan rumah Suliwati namun sampah kembali dikumpulkan oleh wanita 75 tahun itu.
“Saya juga sama RT pernah ngangkat sampah, udah berapa kali gak kehitung. Hari ini dibersihin besoknya udah numpuk lagi,” ujar salah satu warga.(*)
Berita Terkait
-
Memprihatinkan, Nenek Suliwati Belasan Tahun Tinggal di Rumah Sampah Penuh Belatung dan Tikus Tanpa Listrik dan Air Bersih
-
Viral, Nenek Suliwati Puluhan Tahun Tinggal Sebatang Kara Dalam Rumah Penuh Sampah
-
Manfaat Donasi Makanan di Bulan Ramadhan, Kurangi Foodwaste Hingga Bantu Orang yang Membutuhkan Untuk Sahur dan Berbuka
-
Syuting di Tengah Gunungan Sampah, Begini Perjuangan Andien di Film Surga Di Bawah Langit
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring