Mulai dari mandi, BAB, tidak ada pintu. Pemakaian air juga terbatas. Itu semua tidak dialami Mario Dandy, anak eks pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo. Mario Dandy kini menempati Blok Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Tentu saja ada harga khusus untuk dapat menempati hak istimewa ini.
Intinya, Mario Dandy tetap mendapat “privilege”.
Sehari sebelumnya, @logikapolitikid merilis video lawas keluarga Rafael Alun Trisambodo, ayah Mario Dandy. Di video itu nampak kakak dari Mario Dandy, Christofer Dhyaksa Dharma, bersama ibunya, Ernie Mieke Torondek, berada dalam mobil. Ada suara Rafael Alun Trisambodo yang membahas soal teman dari ibu Mario Dandy.
Dalam percakapan, Rafael Alun Trisambodo tidak terima istrinya diperlakukan tidak baik oleh temannya. Terdengar Rafael Alun Trisambodo berkata, “ya ngomong dong, kalo nggak bisa itu ngomong, ‘ini ada yang berkuasa di Jaksel'.”
Pengakuan Rafael Alun Trisambodo sebagai penguasa Jaksel agaknya tak berlebihan. Ingat, kasus penganiayaan David Ozora (17) oleh Mario Dandy sejak hari pertama sudah berusaha dibungkam sejak masih ditangani Polres Jaksel.
Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina, mengungkapkan banyak kejanggalan yang terjadi selama kasus tersebut ditangani Polres Jaksel. Kasus itu akhirnya bisa lanjut diproses berkat diambil alih oleh Polda Metro Jaya.
Perlu diingat, kini kasusnya ada di tangan Kejaksaan Negeri Jaksel. Apakah kekuatan Rafael Alun Trisambodo yang mengaku sebagai penguasa Jaksel masih dapat dinikmati Mario Dandy, anaknya?
Rafael Alun Trisambodo memang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), namun perlu diingat, ada kemungkinan dia masih punya kaki tangan dan pihak-pihak yang membantunya. Terbukti dari aset-aset miliknya yang masih belum dibekukan KPK. Seperti restoran mewah Bilik Kayu Heritaga di Yogyakarta yang masih beroperasi.
Jangan lupa juga dengan bisnis kos-kosan miliknya yang masih terus berjalan, serta aset-aset lain. Semua masih menghasilkan pendapatan yang tidak sedikit untuk membiayai keluarganya, termasuk membiayai perkara Mario Dandy.
Baca Juga: Daniel Mananta Akhirnya Buka Suara Ungkap Soal Rumor Mualaf: Ada yang Ancam Gue!
Selain kekuatan uang, perlu dipertimbangkan juga adanya kekuatan pengaruh. Aksi gratifikasi dan pencucian uang yang dilakukan Rafael Alun Trisambodo sejak 2011 pastinya melibatkan banyak pihak di Ditjen Pajak dan Kementerian Keuangan.
Pengaruh ayah Mario Dandy pada mereka kemungkinan besar masih cukup kuat, sehingga bisa membuat Mario Dandy cukup nyaman meski di dalam rutan.
sumber: Sugawa
Tag
Berita Terkait
-
Daniel Mananta Akhirnya Buka Suara Ungkap Soal Rumor Mualaf: Ada yang Ancam Gue!
-
Ira Wibowo Bongkar Fakta Baru Soal Ari Wibowo: Ternyata Ini yang Diinginkan dengan Inge Anugrah
-
Mirisnya Nasib Penyanyi Jebolan Indonesian Idol Ini, Dulu Artis Top Kini Jadi Pengamen Hingga Jualan Donat untuk Bertahan Hidup
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan