Selebtek.suara.com - WhatsApp adalah cara termudah untuk dapat terhubung dengan teman dan keluarga Anda.
Untuk melindungi momen-momen pribadi tersebut, WhatsApp mengaktifkan enkripsi end-to-end secara default untuk semua pesan dan panggilan pribadi. Artinya, hanya Anda dan lawan bicara Anda yang dapat mengakses isi percakapan Anda – bahkan WhatsApp sendiri tidak dapat mengaksesnya.
WhatsApp baru saja meluncurkan Pusat Keamanan global baru (whatsapp.com/security) bagi pengguna untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara melindungi diri dari penipuan, spam, dan kontak yang tidak diinginkan.
Di bawah ini adalah beberapa fitur keamanan dan teknologi ‘di balik layar’ yang disediakan WhatsApp.
Aktifkan verifikasi dua langkah
Mengaktifkan verifikasi dua langkah dapat membuat akun Anda menjadi lebih aman. Setelah diaktifkan, Anda akan diminta untuk memasukkan PIN 6 digit saat mengatur ulang atau memverifikasi akun Anda. Langkah ini bertujuan untuk melindungi akun Anda dari serangan phishing dan upaya pengambilalihan akun oleh penipu.
Lapor dan blokir pesan yang mencurigakan
Apakah Anda pernah menerima pesan mencurigakan dari nomor tidak dikenal yang meminta informasi pribadi? Kini, WhatsApp menyediakan cara yang mudah untuk melaporkan dan memblokir akun yang bermasalah untuk menjaga keamanan platform ini.
Setelah Anda melaporkan kontak, bisnis, atau pesan tertentu, WhatsApp akan menerima lima pesan terakhir dari percakapan tersebut dan dapat memblokir akun tersebut apabila terbukti melanggar Ketentuan Layanan.
Baca Juga: Link Video Tak Senonoh Seleb TikTok Syakirah 16 Menit Masih Diburu Warganet
Selain itu, Anda juga dapat dengan mudah memblokir akun yang mengirim pesan yang tidak diinginkan. Kontak yang telah diblokir tidak dapat lagi menelepon atau mengirim pesan kepada Anda.
Selalu gunakan aplikasi WhatsApp resmi
Hindari mengunduh WhatsApp versi palsu atau tidak resmi yang dikembangkan oleh pihak ketiga di Android atau iOS.
Aplikasi tidak resmi dapat mengandung malware yang dapat mencuri data atau merusak ponsel Anda, sehingga privasi serta keamanan Anda terancam karena informasi pribadi Anda tidak lagi terlindungi oleh enkripsi end-to-end.
Jika Anda menerima notifikasi peringatan yang mengatakan “Aplikasi ini palsu” dari app store, segera hapus aplikasi tersebut dan unduh versi resminya.
Menjaga privasi dalam percakapan grup
Pengaturan privasi dan sistem undangan grup WhatsApp memberikan pengguna kendali penuh atas siapa yang dapat menambahkan mereka ke dalam grup, sehingga meningkatkan privasi pengguna dan mencegah orang lain untuk menambahkan Anda ke dalam grup yang tidak Anda inginkan.
Jika Anda berada dalam percakapan grup yang tidak cocok dengan Anda, Anda memiliki opsi untuk keluar dari grup secara pribadi tanpa sepengetahuan anggota lainnya.
Media Sekali Lihat dan Pesan Sementara
Untuk meningkatkan privasi dalam pengalaman berkirim pesan, Anda dapat menggunakan fitur Sekali Lihat untuk mengirim foto atau media yang hanya dapat dilihat sekali oleh penerima tanpa opsi untuk menyimpan, meneruskan, menangkap layar, atau membagikan pesan tersebut.
Selain itu, Anda juga dapat menonaktifkan fitur laporan dibaca dan menggunakan pesan sementara di dalam percakapan pribadi untuk mendapatkan privasi tambahan.
Lindungi profil online Anda
Pengguna dapat menyetel detail pribadi mereka di WhatsApp seperti Foto Profil, Terakhir Dilihat, Status Online, Tentang Profil, Status, dan siapa saja yang dapat melihatnya.
Anda juga dapat mengatur keberadaan online Anda dengan memilih siapa yang dapat atau tidak dapat melihat ketika Anda sedang online. Menjaga agar detail pribadi Anda hanya dapat dilihat oleh kontak Anda dapat membantu melindungi akun Anda dari pelaku kejahatan.
Periksa perangkat tertaut secara rutin
Periksa seluruh perangkat yang tertaut dengan akun WhatsApp Anda secara rutin. Fitur ini akan menampilkan daftar semua perangkat yang telah mengakses Akun Anda.
Jika Anda menemukan perangkat yang tidak Anda kenali, segera keluar dari perangkat tersebut. Jika Anda mencurigai seseorang telah menggunakan akun Anda melalui WhatsApp Web/Desktop, maka Anda dapat langsung keluar dari semua komputer dari ponsel Anda.
Atasi misinformasi dengan pemeriksa fakta di aplikasi
Jika Anda menerima pesan yang terdengar mencurigakan atau tidak akurat, Anda dapat memverifikasi informasi tersebut dengan akun International Fact Checking Networks (IFCN) di WhatsApp.
WhatsApp telah bermitra dengan 50 organisasi pemeriksa fakta di seluruh dunia untuk memastikan bahwa pengguna WhatsApp memiliki akses ke informasi yang akurat.
Sebagai pengguna, Anda dapat melaporkan kemungkinan adanya kesalahan informasi kepada organisasi-organisasi tepercaya ini, mendapatkan fakta yang Anda perlukan, dan mencegah penyebaran berita palsu.
Perlindungan akun di WhatsApp
WhatsApp baru-baru ini menambahkan sejumlah langkah keamanan di balik layar tambahan untuk menjaga agar percakapan Anda tetap terlindungi.
Salah satu langkah tersebut adalah perlindungan akun, yang akan memberi peringatan jika ada percobaan tidak sah untuk memindahkan akun Anda ke perangkat lain.
Hal ini mencakup permintaan verifikasi ketika ada upaya masuk dari perangkat lama Anda sebagai langkah keamanan tambahan.
Anda juga dapat mengunci akun WhatsApp Anda dengan sidik jari atau ID wajah sebagai langkah privasi tambahan. Untuk menggunakan fitur ini, Anda dapat dengan mudah menambahkan biometrik Anda di pengaturan privasi aplikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia
-
Detik-Detik Terakhir Yai Mim sebelum Meninggal di Polrestabes Malang: Pamit Tidur, Lalu Berpulang
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Sinopsis The King's Warden, Film Terlaris ke-2 di Box Office Korea
-
Industri Kendaraan Komersial Masih Hadapi Tantangan Meski GIICOMVEC 2026 Diklaim Sukses Besar
-
Gagal Samai Rekor Clean Sheet Yoo Jae Hoon di Pekan 27, Teja Paku Alam Santai
-
5 HP Infinix 5G Paling Worth It di Tahun 2026, Cocok untuk Gaming dan Streaming
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
3 Cara Cari Promo Indomaret Terbaru agar Belanja Bulanan Makin Hemat