Selebtek.suara.com - Konser Coldplay memang cukup menarik perhatian. Bukan harga tiket yang dibanderol terbilang sangat mahal yakni, konser ini juga ditolah oleh PA 212.
Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin menilai Coldplay mendukung komunitas LGBT dan penganut ateis. Bahkan Novel Bamukmin mengancam jika tetap menggelar konser Coldplay, maka PA 212 akan memblokir lokasi atau mengepung bandara.
Namun, alih-alih mendukung sikap PA 212, Ustad Derry Sulaiman punya pandangan berbeda. Menurutnya, membiarkan konser Coldplay tak ada kaitannya dengan mendukung LGBT.
"Bagiku enggak masalah dia (Coldplay) datang atau enggak datang, sama aja. Tapi kalau dia datang, Insya Allah itu akan menjadi lahan dakwah untukku," kata Derry SUlaiman dalam podcast bersama Deddy Corbuzier beberapa waktu lalu.
Bahkan dalam podcast tersebut, pria yang dulu sebagai gitaris band Betrayer, band metal yang terkenal di zamannya mengatakan Novel Bamukmin lebih tahu Coldplay dibanding dirinya.
"Dan justru Ustad Novel Bamukmin dia lebih tahu Coldplay daripada aku. Dia lebih tahu nama vokalisnya. Karena bukan gendre kita," ujarnya.
Ia juga tak sepakat jika PA 212 geruduk bandara saat kedatangan band tersebut. Menurutnya, tindakan itu bukan hanya merusak nama baik PA 212 melainkan juga umat Islam di dunia.
"Kalau dia (Coldplay) sudah dapat izin datang ke sini, yang malu bukan hanya PA 212 tapi juga Islam seakan-akan diframing perusak dan sebagainya," lanjutnya.
Ustad Derry Sulaiman lebih setuju jika ada diskusi antara promotor dengan PA 212. Salah satunya tidak boleh membawa simbol-simbol LGBT.
Dalam diskusi dengan petinggi PA 212, Ustad Derry Sulaiman memberi solusi yakni mengadakan tabligh akbar di waktu yang bersamaan dengan konser Coldplay.
"Mendingan kita ikin acara maulidan atau tabligh akbar di hari yang sama. Kan selamat teman-teman yang khawatir terpengaruh (jadi datang ke acara tabligh akbar)," ucap Ustad Derry Sulaiman. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung