/
Minggu, 02 Juli 2023 | 19:54 WIB
Klarifikasi mahasiswa KKN (Instagram)

Selebtek.suara.comViral konten tiktok sekelompok mahasiswa yang menghina lokasi tempat mereka melaksanakan KKN alias Kuliah Kerja Nyata.

Kejadian ini terjadi di Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat. Dalam video viral itu, tampak sekelompok mahasiswa perempuan yang menghina fasilitas dari daerah tempat mereka melaksanakan KKN.

Bahkan, salah seorang mahasiswa menyebutkan bahwa mereka mandi di Mushola.

Video inipun beredar dengan cepat dan tentunya menuai kecaman masyarakat, apalagi mereka yang tinggal di daerah tersebut.

Menurut sebagian orang, sekelompok mahasiswa KKN itu diusir dari lokasi. Namun dalam klarifikasinya, para mahasiswa KKN yang terlibat dalam mencemarkan nama daerah Bungus itu mengatakan bahwa mereka tidak diusur, melainkan mengundurkan diri.

“Untuk berita yang telah beredar, bahwasanya kami tidak diusir oleh pemerintahan kelurahan maupun masyarakat Bungus Teluk Kabung. Kepulangan kamu berasal dari permintaan kami sendiri,” ujar seorang mahasiswa.

Sekelompok mahasiswa yang terdiri dari 9 orang itu juga meminta maaf kepada pihak kampus, pihak lokasi penerimaan mahasiswa KKN dan teman-teman kelompok yang tidak terlibat dalam pembuatan video.

Selain itu, perwakilan dari ke-9 mahasiswa itu juga menyebutkan bahwa berita yang beredar merupakan berita hoax.

“Terkait video yang sudah beredar dan sempat viral dan ditambahi bumbu-bumbu sehingga mengarah ke berita hoax, kami dari KKN Bungus Teluk Kabung, RW 5 memohon maaf sebesar-besarnya,” ucap salah seorang mahasiswa.

Baca Juga: 4 Gebrakan Baru yang Kini Hadir di BRI Liga 1 2023-2024, Berikut Daftarnya

Menurut beberapa sumber, mahasiswa yang tidak terlibat dalam pembuatan video itu tetap melanjutkan KKN mereka di lokasi tersebut. Sedangkan mahasiswa yang terlibat telah mengundurkan diri dan dikabarkan akan mengulang KKN di tahun depan.

Meskipun telah meminta maaf, banyak dari netizen yang tampaknya tak menerima permintaan maaf para mahasiswa KKN itu karena terlanjur kecewa.(*)

Load More