- BPBD DKI Jakarta menaikkan status Bendung Katulampa menjadi Waspada pada Sabtu sore, 14 Februari 2026, pukul 17:00 WIB.
- Aliran air kiriman dari bendungan tersebut diprediksi tiba di Pintu Air Manggarai pada dini hari tanggal 15 Februari 2026.
- Mitigasi meliputi penyebaran informasi dan pemberitahuan langsung kepada camat dan lurah di 20 kelurahan terdampak.
Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memberikan peringatan dini terkait kenaikan status Bendung Katulampa menjadi Waspada atau Siaga 3 pada Sabtu (14/2/2026) sore.
"Pukul 17:00 WIB, tinggi muka air 90 sentimeter, mendung tipis," bunyi informasi resmi dari akun media sosial BPBD DKI Jakarta.
Kenaikan ini tergolong cukup signifikan karena hanya berselang satu jam setelah status bendungan masih berada di level normal.
Berdasarkan data dari Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, pada pukul 16.00 WIB tinggi muka air terpantau masih setinggi 60 sentimeter dengan kondisi cuaca gerimis.
Aliran air dari hulu ini diprediksi akan sampai di Pintu Air Manggarai saat larut malam atau Minggu (15/2/2026) dini hari.
"Antisipasi, kurang lebih 6 sampai 9 jam ke depan air akan sampai di Pintu Air Manggarai," lanjut keterangan tertulis BPBD DKI Jakarta.
Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra bagi warga yang bermukim di bantaran sungai, karena air diperkirakan tiba di Jakarta saat waktu mereka beristirahat.
Tercatat ada sekitar 20 kelurahan di wilayah Jakarta yang menjadi jalur lintasan aliran sungai dan berpotensi terdampak oleh kenaikan debit air tersebut.
Kelurahan yang diminta waspada mencakup Srengseng Sawah, Lenteng Agung, Tanjung Barat, Pejaten Timur, Rawajati, Pengadegan, Cikoko, Kebon Baru, Bukit Duri, dan Manggarai.
Baca Juga: Update Banjir Jakarta hingga Jumat Malam: 114 RT Masih Terendam
Wilayah lain seperti Kalisari, Baru, Cijantung, Gedong, Balekambang, Cililitan, Cawang, Bidara Cina, Kampung Melayu, hingga Kebon Manggis juga masuk dalam zona antisipasi.
Guna meminimalisir dampak risiko bencana, BPBD DKI Jakarta telah melakukan berbagai langkah mitigasi secara masif kepada masyarakat luas.
Upaya yang telah dilakukan meliputi penyebaran informasi secara berkala melalui kanal media sosial resmi serta pemanfaatan sistem peringatan dini atau DEWS.
Pihak berwenang juga telah memberikan pemberitahuan langsung kepada para Camat serta Lurah di wilayah-wilayah yang diprediksi akan terlintas air kiriman tersebut.
Warga diimbau untuk tetap tenang namun sigap serta segera mempersiapkan langkah penyelamatan mandiri apabila debit air terus merangkak naik secara drastis.
Apabila masyarakat menemukan atau mengalami keadaan darurat, segera hubungi Call Center Jakarta Siaga melalui nomor tunggal 112.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!
-
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran