High-Tech Electronic Rider Support
Ninja ZX-25R adalah motor 250 cc pertama yang dilengkapi dengan fitur traction control. Sistem Kawasaki canggih ini menawarkan tingkatan performa sport riding dan memberikan ketenangan saat berada di kondisi riding tertentu untuk menghadapi permukaan jalan dengan low-traction dengan percaya diri.
Dengan 3 rider selectable modes (3 mode Pengendara yang dapat dipilih), Pengendara dapat memilih level instrusi yang sesuai dengan situasi jalanan dan preferensi Pengendara. High-Tech Electronic Rider Support terdiri dari Riding Modes dan Kawasaki Quick Shifter.
High-Grade Features
Menjadi mesin paling powerful di kelas 250 cc, styling Ninja agresif dari Ninja ZX-25R memiliki aura fierce yang terpancar dari power terkendali dan aksi yang mencengangkan. High-Grade Features terdiri dari TFT Meter, Smartphone Connectivity, LED, Special Edition Features dan RR Model Features.
Candy Plasma Blue
Spesifikasi Ninja ZX-25R 24 Model Year
POWER
Jenis Mesin: Liquid-cooled, 4-stroke In-Line Four
Sistem Pengapian: Digital
Diameter x Langkah: 50.0 x 31.8 mm
Volume Silinder: 249.8 cc
Sistem Katup: DOHC, 16 valves
Perbandingan Kompresi: 12.5:1
Transmission: 6-speed, return
Baca Juga: Link Video Tak Senonoh Seleb TikTok Syakirah 16 Menit Masih Diburu Warganet
Primary Reduction Ratio: 2.900 (87/30)
Final Reduction Ratio: 3.571 (50/14)
PERFORMANCE
Suspensi Depan: ø37 mm inverted fork (SFF-BP) with top-out springs (STD & SE) ø37 mm inverted fork (SFF-BP) with adjustable spring preload and top-out springs (RR)
Suspensi Belakang: Horizontal Back-link, gas-charged shock with spring preload adjustability (STD & SE) Horizontal Back-link, BFRC lite gas-charged shock with piggyback reservoir, compression and rebound damping and spring preload adjustability, and top-out spring (RR)
Rem Depan: Semi-floating ø310 mm disc
Rem Belakang: ø220 mm disc
DETAILS
Jarak poros roda: 1,380 mm
Jarak ke Tanah: 125 mm
Berat: 180 kg (STD). 182 kg (SE), 183 kg (RR)
Kapasitas Bensin: 15 litres
Berita Terkait
-
Pakai Jalur Langit, Timnas Indonesia Masuk Piala Dunia U-17, Padahal Tampil Buruk di Babak Kualifikasi
-
Usai Bercerai dari Natasha Rizky, Desta Tegang Saat Bertemu Gisel Hingga Tersulut Emosi
-
Inge Anugrah Siap Mati-matian Perjuangkan Hak Asuh Anak Usai Punya Pekerjaan Mentereng
-
6 Foto Mesra Della Puspita dengan Suami Baru, Mereka Diduga Menikah 11 Mei 2023
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja
-
Warnanya Merah Merona, Ini Penampakan Rumah Masa Kecil Etik Suryani yang Digeledah KPK
-
Ditanya soal Emas 74 Kg di Rumah Jampidsus, Bos BCA: Nggak Salah, Kurang Pintar Aja
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Akhiri Puasa Juara?
-
Budget Rp20 Ribuan? 4 Tone Up Cream Tranexamic Acid Bikin Glowing dan Sehat
-
Bupati Pekalongan Non-Aktif Fadia Arafiq Disidang di Pengadilan Tipikor Semarang Pekan Depan
-
7 Rekomendasi Sunscreen Jepang Terbaik sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
-
Sempat Sebut Febrie Adriansyah Saksi, Kejagung Dikritik Tak Profesional Tangani Kasus Korupsi
-
"Nyaman Bersama Mandiri", Langkah Bank Mandiri Jaga Kenyamanan Nasabah Dari Transaksi Hingga Layanan
-
Tak Melulu Jawa, Film Suanggi: Ilmu Kutukan Siap Teror Bioskop Lewat Horor Indonesia Timur