Selebtek.suara.com - Memijat bayi adalah salah satu momen istimewa yang tidak hanya mempererat hubungan antara orang tua dan si kecil, tetapi juga memberikan banyak manfaat bagi tumbuh kembangnya.
Selain pijat ILU (I Love U) yang umum dilakukan, ada beberapa teknik pijat lain yang dapat Bunda coba.
Berikut ini adalah beberapa teknik memijat yang menyenangkan untuk bayi Bunda dikutip dari Instagram Dunia Manda pada Senin (10/7/2023).
1. Butterfly (Pijat Kupu-Kupu)
Teknik ini dilakukan dengan meletakkan telapak tangan di dada bayi dan gerakan tangan yang meluncur dari atas ke bawah leher.
Lalu menyusur ke samping, ke bawah, dan kembali ke tengah seperti sayap kupu-kupu yang terbuka.
Gerakan ini memberikan sensasi lembut dan menenangkan bagi bayi.
2. Cross (Pijatan Menyilang)
Teknik ini melibatkan gerakan tangan yang menyilang dari tengah dada ke atas kanan dan kiri secara bergantian.
Pijatan ini membantu meredakan ketegangan pada otot dan memberikan stimulasi pada tubuh bayi.
3. Walking Fingers (Pijatan Jari-Jari Berjalan)
Teknik ini dilakukan dengan menggunakan ujung jari tangan Bunda yang bergerak seperti sedang berjalan di permukaan kulit bayi.
Baca Juga: Di Luar Nurul! Suku Ini Wajibkan Wanita Berhubungan Seks dengan 20 Pria Berbeda Sebelum Menikah!
Bunda dapat melakukan gerakan ini secara perlahan dan lembut pada punggung, lengan, dan kaki bayi.
4. Bulan Matahari (Putaran Secarah Jarum Jam)
Pijatan ini dilakukan dengan melakukan gerakan memutar searah jarum jam pada bagian perut bayi.
Gerakan ini membantu meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi masalah pencernaan, dan memberikan rasa nyaman pada bayi.
5. Spiral (Pijatan Memutar)
Teknik ini melibatkan gerakan memutar pada punggung bayi.
Bunda dapat menggunakan ujung jari atau telapak tangan yang mengepal untuk melakukan pijatan dengan gerakan memutar yang lembut.
Pijatan ini membantu meredakan ketegangan pada otot dan memberikan sensasi relaksasi.
Berita Terkait
-
Beda dengan Lady Nayoan, Jeje Govinda Lakukan Cara Ini Usai Diselingkuhi Syahnaz
-
Di Luar Nurul! Suku Ini Wajibkan Wanita Berhubungan Seks dengan 20 Pria Berbeda Sebelum Menikah!
-
Tiara Andini Bikin Heboh di Pesawat, Ngaku Perutnya Tiba-tiba Mual! Ada Apa?
-
Masih Sayang Mantan Istri, Stefan William Ungkap Hubungannya dengan Celine Evangelista Pasca Bercerai
-
Bukan Hanya Pemeriksaan Tumbuh Kembang Anak, Posyandu Juga Bisa Edukasi Ibu Tentang Permasalahan Kulit yang Dialami Bayi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apa Keuntungan Homeless Media? Viral Banyak yang Digandeng Bakom RI
-
Jangan Asal Usap! Ini 6 Micellar Water Penyelamat Kulit Berjerawat agar Pori-Pori Tak Tersumbat
-
Imut tapi Gesit: City Car Irit BBM Rakitan Korea Kini Cuma 50 Jutaan, Pas Buat Emak-emak
-
Cinta Habis di Orang Lama: Romansa Pahit ala The Girl Called Feeling
-
Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off
-
Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!
-
Misteri Berdarah di Istana Joseon: Intrik Politik dalam The Red Palace
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Wali Kota Makassar Tegaskan SPMB 2026 Anti Curang, Sistem Canggih dan Transparan
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik