Selebtek.suara.com - Ustadz Muhammad Faizar praktisi bidang ruqyah Syar'iyah, mengungkapkan kisah mengejutkan tentang biaya menyantet orang hingga kematian yang mencapai ratusan juta rupiah.
Ustadz Muhammad Faizar (UMF) bercerita tentang pertemuannya dengan seorang mantan dukun atau praktisi santet.
Menurut Ustadz Faizar, mantan praktisi santet tersebut telah bertaubat dan menceritakan tentang biaya jasa menyantet orang hingga mati yang mencapai ratusan juta rupiah.
"Sebelum ke jakarta, berkunjung dulu ke mantan praktisi santet. Ini asli ini, bukan settingan, tapi sudah tobat," ucapnya dalam Instagram @dakwa.umf dikutip Selebtek.suara.com, Sabtu (22/7/2023).
Pada tahun 2003, ketika sang mantan dukun masih aktif dalam praktik santet, biaya menyantet seseorang hingga kematian mencapai angka mencengangkan, yaitu Rp 300 juta.
"Waktu beliau masih menjadi praktisi santet tahun 2003 biaya menyantet orang sampai mati biayanya 300 juta karena resiko santet itu lebih besar," jelasnya.
Ia berujar jika seorang praktisi santet melancarkan aksinya, resiko juga dapat berbalik ke diri sendiri.
"Bisa kena diri sendiri," ucapnya menjelaskan besarnya resiko santet hingga mengakhiri nyawa seseorang.
Ustadz Faizar mengingatkan bahwa mempelajari ilmu santet sangat berbahaya dan berisiko tinggi.
Baca Juga: Ditinggal Nikah Denny Caknan, Happy Asmara Buka Suara, Ditikung Bella Bonita?
Para dukun yang menguasai ilmu ini bahkan membahayakan diri sendiri.
Dia juga menjelaskan bahwa ilmu santet memang ada, tetapi hanya digunakan oleh orang-orang yang telah bersekutu dengan setan dan memiliki niat jahat.
"Gak mungkin orang bisa nyantet terus dia umumkan di Youtube, dihajar massa lah," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
-
11 Tahun Menikah dengan Anang Hermansyah, Ashanty Realistis: Laki-laki Itu Gak Ada yang Setia...
-
Susah Ajak Anak Belajar Ayah Bunda? Simak 6 Tips Ini Agar Lebih Menyenangkan dan Tidak Membosankan
-
Pelet Islami? Ustadz Muhammad Faizar: Kita Boleh Memelet Wanita dengan...
-
Nggak Perlu Ruqyah, Berikut Ciri Orang Kena Gangguan Setan Menurut Ustadz Muhammad Faizar: Terjebak dalam...
-
Dilarang Minta Ruqyah? Ustadz Muhammad Faizar: Dibolehkan dengan Syarat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar