/
Sabtu, 09 September 2023 | 14:11 WIB
Nikita Mirzani (YouTube Intens Investigasi)

Selebtek.suara.com - Nikita Mirzani mengaku senang musuh besarnya, Dito Mahendra telah diciduk polisi pada Jumat (8/9/2023) setelah menjadi buronan selama 4 bulan.

Artis kontroversial itu berharap kekasih Dito Mahendra, Nindy Ayunda juga ikut ditangkap polisi karena telah menyembunyikan buronan.

"Nindy Ayunda juga ya? Rasanya sih dia pun akan kena ya, karena ikut menyembunyikan," kata Nikita Mirzani dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Sabtu (9/9/2023).

Selain itu, Nindy Ayunda disebut Nikita juga terlibat dalam kasus penyekapan mantan sopirnya.

"Kedua banyak kejahatan-kejahatan yang memang Nindy Ayunda tahu, apa yang Dito lakukan. Masalah penyekapan sopir dan susternya kan memang dilakukan sama mereka berdua dan disembunyikan di rumah Nindy Ayunda di daerah Pondok Pinang, pasti akan merembet kemana mana. Kayaknya sih harusnya dia kena ya. Tapi kan itu pengembangan lagi kan dari kepolisian," sambungnya.

Terkait penangkapan Dito Mahendra, Nikita mengklaim sudah mengetahui jika musuhnya itu berada di Bali sejak 1,5 bulan yang lalu.

Namun ia mengaku enggan melapor ke polisi soal keberadaan Dito Mahendra lantaran ia ingin Bareskrim Polri melakukan tugasnya. 

"Kalau gue sebetulnya sudah tahu dari 1,5 bulan yang lalu. Dito itu ada di Bali," ujar Nikita Mirzani 

"Tapi ya, biarin aja orang-orang (kepolisian) yang kerja. Ngapain harus kasih tahu kan? Tapi ya, lama-lama akhirnya dapat juga gitu, mungkin radarnya pas," lanjutnya.

Baca Juga: Arti Mimpi Kecelakaan Mobil Jatuh Dari Tebing: Termasuk Bakal Putus Dengan Pacar!

Ibu tiga anak ini menyebut, sebelum tertangkap di Bali, Dito Mahendra yang telah 4 bulan menjadi buronan sempat berada di Batam.

"Kalau gua tahu Dito di mana. Dia dari Batam dulu baru dia ke Bali," jelas Nikita.

"Kan lama-lama orang sembunyi pasti ketahuan pengen hura-hura. Apalagi biasanya kan kita party ketemu orang, makan enak terus tiba-tiba harus terkurung mungkin dia enggak tahan kali ya," katanya.(*)

Load More