Setelah kejadian tersebut, Ida mengaku setiap bertemu pelaku ia kerap dipukuli. Tak hanya itu, wanita asal Surabaya itu pun mengalami kerugian materi yang besar.
Tidak tahan dengan kekerasan yang selalu dialaminya, Ida pun akhirnya memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya dengan pelaku.
"Saya sangatt mengalami kerugian baik materil maupun imateril. Akhirnya saya menutuskan untuk menyudahi semua ini dan menuntut hak saya serta meminta keadilan atas penipuan yang dilakukan kepada saya," ungkap Ida.
Ida melaporkan pelaku ke Polda Jawa Timur
Pada tahun 2002, Ida melaporkan pelaku ke Polda Jawa Timur karena selalu diteror dan diancam akan dibunuh.
Namun, pelaku justru melaporkan Ida kalau sertifikat rumah yang ditinggalinya hilang. Bahkan rumah yang dimaksud sudah dijual ke keponakannya.
Sejak saat itu laporan Ida tidak membuahkan hasil, meski pelaku sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) pada tahun 2007.
Hingga pada 8 Juli 2023, rumah Ida justru dieksekusi. Ia kecewa karena perjuangannya selama 21 tahun tidak menghasilkan apa-apa.
"Yang membuat saya merasa sedih, janggal, dan capek adalah mengapa perjuangan saya selama 21 tahun memperjuangan keadilan dengan mengikuti proses hukum, 9 tahun menunggu peninjauan kembali, namun tidak menghasilkan apa-apa. Sudah lebih dari 6 pengacara, uang serta energi yang saya habiskan," beber Ida.
Baca Juga: Dibanding Erick Thohir, Mayoritas Warga NU Cenderung Pilih Ridwan Kamil Jadi Cawapres
Ida kecewa karena pelaku yang telah melakukan penipuan, pemalsuan dokumen, dan kekerasan seksual masih bebas berkeliaran. Ia menduga pelaku memiliki kekebalan hukum karena hubungan keluarganya dengan Jusuf Hamka.
"Apakah karena dia merupakan keluarga dari sosok konglomerat dan terkenal Jusuf Hamka? Sehingga ia sangat kuat dan susah diadili," kata Ida.
Meski demikian, Ida berharap keputusannya untuk mengungkap kasus ini di media soial akan membantunya untuk mendapatkan keadilan.(*)
Berita Terkait
-
Menguak Hubungan Olivia Allan dengan Jusuf Hamka, Kenapa Diangkat Anak Meski Beda Agama?
-
Biodata Ida Susanti: Colek Jokowi-Kapolri, Ini Kisahnya Ditipu Suami Ternyata Perempuan
-
Kasusnya Tak Ada Kejelasan, Ida Susanti Menangis Meminta Tolong Presiden Jokowi
-
Ida Susanti Sengaja Viralkan Kasusnya yang Dinikahi Perempuan, Polda Jatim Angkat Bicara
-
Olivia Allan Anak Angkat Konglomerat JH, Denny Sumargo Diduga Tak Berani Blow Up Kasus Nardinata
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Perbedaan Loose Powder vs Setting Powder, Kapan Harus Pakai Keduanya?
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang
-
Merayakan Patah Hati Paling Senyap di Buku Jatuh Cinta Diam-Diam
-
Lionel Messi Sebut Laga Kontra Inggris di Semifinal Piala Dunia Jadi Momen Spesial
-
Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung
-
Ironi di Balik Puing Yosorati: Saat Api Melahap Gudang Plastik, Truk Damkar Terdekat Malah Mogok
-
Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz
-
Cemburu Buta, Pemuda Tega Bacok Tukang Ojek yang Dikira Pacar Baru Mantannya di Jati Agung
-
Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116