Selebtek.suara.com - Sejak munculnya film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso, kasus kopi sianida kembali menjadi perbincangan. Padahal kasus yang menarik perhatian publik kala itu sudah lewat 7 tahun.
Publik pun kembali mengingat-ngingat jalannya persidangan di tahun 2016. Salah satunya kesaksian mantan pacar Jessica Wongso, Patric O'Connor yang mengatakan jika mendapat teror menakutkan dari Jessica.
Dilansir dari Suara.com, Rabu (11/10/2023) saat itu Patrick mengatakan sangat ketakutan hingga meminta bantuan pihak kepolisian untuk menjauhkan Jessica Wongso darinya. Peristiwa ini terjadi di tahun 2015.
"Tuan O'Connor khawatir dengan apa yang dilakukan Nona Wongso. Dia meminta mendapatkan perintah penjauhan dari Nona Wongso," tutur aparat kepolisian dari New South Wales, Australia, John Jesus Torres yang dihadirkan jaksa penuntut umum, Senin (26/9/2016).
Patrick juga mengatakan jika kondisi kejiwaan Jessica Wongso tidak stabil. Meski hubungan keduanya telah berakhir, Jessica sering kali menghubunginya via telepon ataupun SMS. Bahkan beberapa kali Jessica mengancam akan menyakiti Patrick.
Namun Otto Hasibuna punya alasan lain mengapa kliennya terus menghubungi Patrick meski hubungannya telah berakhir. Ia mengatakan Jessica hanya ingin menagih hutang.
"Apakah saudara tahu Patrick meminta penjauhan karena Jessica menagih utang Patrick dan tidak dibayar sehingga ditagih terus? Dan terus meng-SMS agar dibayar sehingga [Pattrick] memohon pengadilan untuk penjauhan dengan tujuan utang tak dibayar?" tanya Otto pada Torres.
Berita Terkait
-
Menguak Kepribadian Eksplosif Kompulsif Jessica Wongso, Disebut Jadi Pemicu Pembunuhan Mirna Salihin
-
Bukan Cuma 0,2 mg Sianida, Prof Eddy Hiariej Sebut Ada 950 mg Racun di Tubuh Mirna Salihin, tapi...
-
'Membahas Kejanggalan' Jaksa Shandy Handika Kecewa Film Dokumenter Ice Cold Tidak Sesuai Ekspektasi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Melawan AI, Naoki Urasawa Rilis Manga Baru Bertema Eksistensi Manusia!
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?
-
Prediksi Laga Mesir vs Iran: Adu Taktik Tentukan Nasib Fase Grup