SUARA SEMARANG - Bagi suporter yang rindu nonton PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, siap-siap menabung untuk beli tiket.
Pastinya para suporter sudah lama tidak merasakan nonton langsung pertandingan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri.
Hal itu karena Stadion Jatidiri sedang direnovasi sehingga home PSIS Semarang pindah ke Stadion Moch Soebroto Magelang.
Setelah itu, pendukung PSIS Semarang juga harus gigit jari lantaran terjangan pandemi Covid-19 yang membuat kompetisi ditunda.
Ketika kompetisi kembali digelar, pendukung PSIS Semarang juga belum bisa menonton di stadion karena masih diberlakukan pembatasan karena kondisi pandemi yang belum terkendali.
Namun saat ini, pemerintah mulai melonggarkan aturan pemakaian masker dalam menanggapi turunnya kasus Covid-19.
Ini juga bisa menjadi sinyal bahwa pertandingan sepak bola bisa kembali dihadiri penonton di stadion.
Stadion Jatidiri yang hampir selesai, juga bersiap menjadi kandang PSIS Semarang musim 2022/2023.
Bahkan saat ini penggawa PSIS Semarang kadang kala melakukan latihan di Stadion yang berada di dekat pintu tol Jatingaleh tersebut.
Lantas berapa harga tiket masuk Stadion Jatidiri jika ingin nonton PSIS Semarang?
Seorang pentolan basis suporter PSIS Semarang dari Panser Biru, Wareng dalam instagramnya mengunggah foto sedang berada di dalam Stadion Jatidiri.
Dia juga menuliskan caption yang berupa perkiraan harga tiket nonton PSIS Semarang di kandang PSIS Semarang.
Harga tiket yang dituliskan dibedakan menjadi beberapa golongan, mulai dari suporter, umum hingga tribun barat Stadion Jatidiri Semarang.
Dia juga mengingatkan para pendukung PSIS Semarang untuk menabung agar bisa ikut membeli tiket saat Mahesa Jenar berlaga di Stadion Jatidiri.
"Suporter 60-75, Umum 100-200, Barat 250-350. Perkiraan pertama untuk pertandingan biasa dan sebelahnya untuk bigmacth. Do nyelengi gaes," tulis akun instagram pribadinya, @kepareng_wareng pada Selasa (17/5/2022).
Berita Terkait
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing
-
Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden