/
Selasa, 24 Mei 2022 | 08:42 WIB
Basarnas Semarang

SUARA SEMARANG - Tim SAR Gabungan mengevakuasi 298 orang yang terjebak di lokasi banjir rob di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang.

Kebanyakan mereka yang terjebak banjir rob di kawasan Pelabuhan Tanjueng Emas Semarang tersebut adalah para pekerja.

Basarnas Semarang bersama stakehokder kemudian membantu mengevakuasi mereka yang terjebak di tengah banjir rob yang ketinggiannya mencapai 1,5 meter

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menyebutkan sekitar pukul 15.30 WIB kawasan pelabuhan Semarang terjadi pasang air laut mengakibatkan beberapa jalan tergenang dengan kedalaman pasang bervariasi dari 20 cm hingga 150cm.

Hal tersebut semakin parah lantaran adanya tanggul jebol yang membuat beberapa karyawan di kawasan tersebut terjebak.

"Dari informasi tanggul dikawasan pelabuhan jebol sehingga air laut masuk ke dalam kawasan pelabuhan dan beberapa karyawan butuh evakuasi ke tempat aman" ungkapnya

Adapun detailnya Tim SAR gabungan berhasil mengevakusi karyawan Kantor Karantina Pelabuhan 12 orang ,PT Ampenan 50 orang, PT Sania sebanyak 25 ,PT Sriboga sebanyak 70 , PT Pusri sebanyak 10 orang, PT Samudra Indonesia 30 orang dan mengevakuasi calon penumpang kapal Darma Lautan Utama (DLU) sebanyak 100 orang termasuk salah satu karyawan PT Lucky Textile yang sedang hamil dan mengalami pendarahan.

Jika ada yang membutuhkan pertolongah, Kepala Basarnas Semarang memberikan nomor telepon yang bisa dihubungi masyarakat.

"Perlu saya sampaikan nomer Basarnas Semarang (024) 7629192 atau emergency call 115 pelayanan jasa SAR gratis" lanjut Heru.

Saat ini semua korban terjebak banjir rob Semarang kini berada di tempat aman.

"Seluruh korban dibawa ke tempat yang lebih aman saat ini banjir rob berangsur surut dan aman selanjutnya tim SAR gabungan kembali  kesatuannya masing-masing" tutupnya.

Load More