SUARA SEMARANG - Dua pemain asing baru PSIS Semarang, Carlos Fortes dan Taisei Marukawa sudah mengikuti latihan bersama penggawa Mahesa Jenar hari ini Rabu (25/5/2022).
Jika tidak terkendala, Carlos Fortes dan Taisei Marukawa akan tampil dalam laga uji coba PSIS Semarang vs PSM Makassar di Stadion Jatidiri pada Sabtu (28/5/2022).
Di laga uji coba PSIS Semarang sebelumnya, Carlos Fortes dan Taisei Marukawa belum tiba di Indonesia sehingga tidak bisa membela PSIS Semarang saat bertandang lawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang.
Ketika Carlos Fortes dan Taisei Marukawa sudah nampak latihan, dua pemain asing PSIS Semarang lainnya, yakni Alie Sesay dan Jonathan Cantillana justru belum terlihat.
"Carlos Fortes dan Taisei Marukawa dipastikan sudah gabung. Hari ini sudah ikut latihan," kata CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi dikutip dari suarajawatengah.id.
Sementara untuk Alie Sesay belum bisa bergabung lantaran masih harus membela timnas Sierra Leone.
Dalam laga uji coba melawan PSM Makassar nantinya, Panpel PSIS Semarang hanya menyediakan 25 ribu tiket.
Pihak penyelenggara tidak mau memaksakan memenuhi kapasitas Stadion Jatidiri, mengingat renovasi belum rampung sepenuhnya.
"Kita jual tiket dengan kapasitas 25 ribu penonton. Karena masih uji coba kita tidak mau paksakan sampai penuh. Karena stadionnya juga belum jadi 100 persen," kata Yoyok Sukawi.
Dia berharap, penonton nantinya memaklumi jika ada kekurangan dalam Stadion Jatidiri karena proses renovasi belum sepenuhnya selesai.
Yoyok menyebut, Stadion Jatidiri tidak hanya disiapkan menjadi markas PSIS Semarang saja. Namun, juga bakal menjadi tuan rumah Piala Presiden.
Diberitakan sebelumnya, tiket PSIS Semarang vs PSM Makassar sudah mulai dapat dibeli para suporter.
Untuk harga tiket PSIS vs PSM Makassar, dijual mulai dari Rp 60.000 (khusus untuk suporter dengan Kartu Tanda Anggota Panser Biru mau pun Snex).
Untuk penonton umum, harga tiket Tribun Timur seharga Rp 100.000, dan Tribun Barat dijual dengan harga Rp 200.000.
Adapun ticket box penjualan tiket PSIS vs PSM Makassar adalah:
Tag
Berita Terkait
-
Wali Kota Semarang Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat Produk Craft
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Benteng Pendem Ambarawa Hadir Kembali dengan Wajah Baru
-
Banjir di Jalur Rel Semarang, Sejumlah Perjalanan Kereta Api dari Jakarta Dibatalkan dan Dialihkan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Tren Warna Eksterior 2026: Dari Hijau Sage hingga Mocca, Mana yang Paling Cocok untuk Gaya Rumahmu?
-
Ulasan Film Dead Poets Society: Robin Williams Ubah Pemikiran Siswa Lewat Puisi
-
Daftar Pemain Moving Season 2 Terungkap, Ada Wajah Baru dengan Nama Besar
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Menyelinap ke Pikiran Ayah
-
Polisi Respons Dugaan Temuan Whip Pink di Rumah Reza Arap
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK