- Banjir di jalur rel Semarang sebabkan gangguan perjalanan kereta dari Jakarta.
- Sejumlah perjalanan kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen dibatalkan.
- Beberapa kereta lainnya terpaksa dialihkan rutenya memutar melalui jalur selatan.
Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Daop 4 Semarang telah menyebabkan banjir di sejumlah titik jalur rel.
Kondisi ini berdampak serius pada kelancaran perjalanan kereta api dari dan menuju wilayah Daop 1 Jakarta pada Minggu (18/1/2026).
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan operasional yang terjadi.
Ia menjelaskan, untuk menjaga keselamatan, KAI terpaksa melakukan rekayasa pola operasi, termasuk pembatalan dan pengalihan rute.
“Keselamatan perjalanan adalah prioritas utama kami. Langkah ini terpaksa diambil karena tingginya potensi kelambatan jika perjalanan tetap dijalankan melalui jalur terdampak,” ucap Franoto dalam keterangannya.
Berikut adalah rincian rekayasa operasional yang dilakukan:
1. Kereta Api yang Dibatalkan
Sejumlah perjalanan kereta api dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir dibatalkan, antara lain:
- Dari Stasiun Pasar Senen: KA Blambangan Ekspres (148), KA Brantas (152), KA Tawang Jaya Premium (178), KA Matarmaja (270), dan KA Tegal Bahari (204).
- Dari Stasiun Gambir: KA Argo Bromo Anggrek (2), KA Argo Muria (20), KA Argo Anjasmoro (30F), KA Parahyangan (138B & 132B), KA Papandayan (130), KA Purwojaya (50F), KA Taksaka (46), dan KA Sembrani Tambahan (7004).
2. Kereta Api yang Dialihkan via Jalur Selatan
Beberapa kereta api keberangkatan Daop 1 Jakarta dialihkan rutenya memutar melalui jalur selatan (Cirebon-Purwokerto-Yogyakarta-Surabaya):
Baca Juga: Hujan Deras Rendam Jakarta Utara, 4 RT dan 18 Ruas Jalan Terendam Banjir
- KA Argo Bromo Anggrek (4)
- KA Pandalungan (32)
- KA Jayabaya (92)
- KA Sembrani (42)
Franoto menambahkan, pengalihan rute ini akan berdampak pada penambahan waktu tempuh perjalanan.
"KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Kami terus melakukan evaluasi hingga operasional kembali normal," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan