"Perbanyak pupuk oraganik karena pupuk kimia hanya dibutuhkan saat strarter pertumbuhan awal," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Bagas Windaryanto, menjelaskan wabah penyakit mulut dan kuku disebabkan oleh virus yang menyerang rongga mulut dan lidah.
Di wilayahnya menjalankan strategi pengendalian dengan mengerahkan tim kontak para dokter hewan dan tim non kontak Babinsa dengan melakukan penyuluhan kepada para peternak dan pemilik sapi lainnya.
"Penanganan PMK gratis alias tidak dipungut biaya," jelas Bagas.
Vaksin hewan akan segera diusahakan dan disediakan oleh dinas pertanian. Pasar hewan saat ini belum bisa dibuka agar penyakit mulut dan kuku terkendali.
Ia mengimbau pada warga jika memiliki hewan yang skait terindikasi virus PMK wajib untuk memisahkan atau karantina dengan yang sehat.
Masyarakat juga harus jeli untuk bisa melihat apakah hewan ternak tersebut mengidap virus PMK atau tau sehat.
apabila hewan sudah terkena virus lalu sudah diobati dan masih memiliki tanda tanda penyakit maka peternak harus menambahkan unsur penunjang untuk hewan.
"Virus PMK bisa menular lewat hewan, benda, dan udara. jadi walau kelihatan sehat maka memiliki virus maka harus tau betul, jangan mencampurkan hewan sakit dengan hewan yang sehat dan dipantau selama kira kira 14 hari," katanya.*
Berita Terkait
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Radar Sosial yang Lumpuh: Mengapa Negara Gagal Membaca Isyarat Sunyi YBR?
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa
-
Administrasi yang Membunuh: Menggugat Kaku Birokrasi dalam Tragedi di NTT
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Mau Belikan Sepeda untuk Anak Perempuan? Ini Tips Memilih dan 5 Pilihan yang Layak Dicoba
-
6 Bulan setelah Penjarahan, Eko Patrio Siap Boyong Keluarga Balik ke Rumah Lama
-
Pengalaman Langka di Jakarta: Anak Bahagia Main Bowling dan 'Ngopi' Dikelilingi Rusa!
-
Silsilah Jeffrey Epstein, Keluarganya dari Yahudi Terpandang
-
Profil Moody's Rating dan Dampaknya Terhadap Bursa Saham Indonesia
-
Cara Buat Jalan dan Atur Lalu Lintas TheoTown agar Tidak Macet, Pemula Harus Tahu!
-
Kenapa Imlek Selalu Hujan? Melihat dari Mitos Keberuntungan dan Fenomena Alam
-
Film Live Action Blue Lock Umumkan Tayang 7 Agustus Lewat Trailer Baru
-
3 Rekomendasi Destinasi Wisata Keluarga dan Gen Z di Sukaraja, Healing Bareng Sampai Kulineran Hits
-
Panduan Lengkap Cara Daftar Antrian KJP Pasar Jaya 2026 Secara Online