SUARA SEMARANG - Guru Besar Undip bertambah 8 orang dengan dilakukannya pengukuhan selama tiga hari berturut dari (14-16/6/2022).
Ada 8 Guru Besar baru di Undip yang dilakukan pengukuhan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik di Gedung Prof. Soedarto, S.H. kampus Tembalang Semarang Jawa Tengah.
Pengukuhan 8 Guru Besar yang dipimpin langsung Rektor Undip kali ini dilaksanakan dalam 3 tahap selama 3 hari tersebut.
Rektor Undip Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum., dalam sambutannya mengungkapkan selamat kepada 8 Guru Besar Undip yang dikukuhkan.
“Mewakili segenap civitas akademika Undip, saya menyampaikan selamat dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada para Guru Besar yang baru saja dikukuhkan beserta keluarga yang telah berhasil meraih jabatan akademik tertinggi Guru Besar di bidang ilmu masing masing”.
Ia melanjutkan, keberhasilan tersebut tentu bukanlah hasil usaha sendiri, namun banyak pihak terlibat yang saling bahu-membahu sehingga memungkinkan berhasil menggapainya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas peran keluarga dan tentu tidak mungkin kita lupakan peran Prodi, Fakultas, Senat Akademik, Dewan Guru Besar, Tim Penilai Angka Kredit, dan para pembimbing yang mempunyai peran menentukan dalam pencapaian jabatan Guru besar ini.” tambah Prof. Yos.
Prof. Yos juga menambahkan mahkota yang sebenarnya dari Guru Besar adalah kemampuan untuk terus mencetak karya-karya bagi kemaslahatan umat manusia dan alam semesta.
Terlebih lagi bidang yang digeluti tentu sangat berkait dan bermanfaat bagi umat manusia dan alam semesta.
“Menjadi seorang Guru Besar tidak hanya sekadar dituntut capaian keilmuan, tetapi didalamnya juga ada kematangan jiwa, serta integritas baik sebagai pendidik maupun sebagai manusia. Dengan gelar akademik tertinggi sudah sepatutnya memiliki dan memupuk pula jiwa kepedulian kepada umat manusia dan alam semesta, serta berani dalam menegakkan kebenaran dilandasi kejujuran dan integritas.” jelas Prof. Yos.
Lebih lanjut Prof. Yos berharap kepada para Guru Besar yang telah dikukuhkan agar terus menciptakan karya-karya ilmiah dan mampu menjaga integritas.
“Saya berharap kedepan para Guru besar terus menghasilkan karya ilmiah yang bermutu yang terbarukan dan mampu menjaga integritas baik sebagai manusia maupun sebagai pengajar.” pungkasnya.
Sebelumnya acara pengukuhan Guru Besar Undip secara resmi dibuka oleh Ketua Senat Akademik Undip Prof. Ir. Edy Rianto, M.Sc., Ph.D., IPU. Dalam sambutannya, ia menyampaikan saat ini Guru Besar aktif di Undip sebanyak 161 orang.
Dengan makin banyaknya Guru Besar yang dikukuhkan, maka menjadi salah satu indikator semakin meningkatkanya kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi di Undip
“Beberapa orang Guru Besar baru lagi sudah turun SK-nya dan menunggu untuk dikukuhkan dan beberapa dosen masih dalam proses di Ditjen Dikti untuk diangkat menjadi Guru Besar. Kita semua sangat mengharapkan jumlah guru besar di Undip akan bertambah lagi.” ucap Prof. Edy.
Lebih lanjut Prof. Edy menambahkan pengangkatan sebagai Guru Besar merupakan sebuah pengakuan akan kemampuan seseorang dalam bidang ilmunya.
Berita Terkait
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Guru Besar UGM Soroti Penetapan Dadan sebagai Tersangka: Kenapa Baru Sekarang?
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung
-
Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1B Capai 83 Persen
-
Dari AI hingga Hoaks, Jateng Media Summit 2026 Bahas Tantangan Berat Media Lokal
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Samsung Galaxy A18 Muncul di Server Uji, Bawa AMOLED dan One UI 9 Sekaligus
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Situs Pemetaan Calon Murid Baru Jabar Down Saat Pengumuman
-
Metronome oleh izna: Rangkul Identitas Diri Jadi Standar Utama dalam Hidup
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Adu Spek Samsung Galaxy A17 4G vs Infinix Hot 70: Pilih HP Murah yang Mana?
-
Mengenal Anjuran Makan Bubur Suro 1 Muharram, Ini Makna dan Resep Spesial
-
Kiosnya Diratakan Alat Berat, Pedagang Puncak Pass Bingung Cari Tempat Jualan Baru