/
Rabu, 06 Juli 2022 | 09:04 WIB
Twitter @mohmahfudmd

SUARA SEMARANG - Menkopolhukam Mahfud MD mengaku pernah mempromosikan kegiatan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Dalam unggahan twitternya, Mahfud MD bahkan juga menunggah video dirinya yang sedang mempromosikan kegiatan ACT tersebut.

Dalam video tersebut, Mahfud MD mengajak masyarakat bersama ACT untuk membantu memulihkan Kota Damaskus.

Video tersebut dikatakan Mahfud MD diambil pada tahun 2017 atau 2018.

Saat itu Mahfud MD sedang selesai memberikan khotbah Jumat di sebuah masjid di sebuah masjid raya di Sumatra.

"Pd 2016/2017 sy prnh memberi endorsement pd kegiatan ACT krn alasan pengabdian bg kemanusiaan di Palestina, korban ISIS di Syria, dan bencana alam di Papua. Tp jika ternyata dana2 yg dihimpun itu diselewengkan maka ACT bkn hny hrs dikutuk tp juga hrs diproses scr hukum pidana," tulis Mahfud MD dalam twitter pribadinya, @mohmahfudmd Selasa (5/7/2022).

Mahfud MD mengaku mau mempromosikan kegiatan ACT waktu itu karena mereka mengaku melakukan kegiatan amal ini untuk kemanusiaan.

Setelah tahu ada dugaan penyelewengan dana amal ini, Mahfud MD meminta hal ini diusut tuntas.

Bahkan Mahfud MD telah meminta PPATK dan Polri untuk mengusut kasus yang sedang menimpa ACT.

Baca Juga: Mahasiswa Sorot Kinerja Manajemen PT Krakatau Steel, Pembenahan Jawab Ekspetasi Publik?

Saat meminta endorsement pihak ACT tiba-tiba datang ke kantor saya dan pernah menodong ketika saya baru selesai memberi khutbah Jum’at di sebuah madjid raya di Sumatera. Mereka menerangkan tujuan mulianya bagi kemanusiaan. Sy sdh meminta PPATK utk membantu POLRI dlm mengusut ini.

Diberitakan sebelumnya, ACT menjadi ramai diperbincangkan lantaran adanya temuan dari Majalah Tempo soal gaji bulanan bernilai ratusan juta rupiah dan fasilitas fantastis untuk para petingginnya.

Load More