SUARA SEMARANG - Menkopolhukam Mahfud MD mengaku pernah mempromosikan kegiatan Aksi Cepat Tanggap (ACT).
Dalam unggahan twitternya, Mahfud MD bahkan juga menunggah video dirinya yang sedang mempromosikan kegiatan ACT tersebut.
Dalam video tersebut, Mahfud MD mengajak masyarakat bersama ACT untuk membantu memulihkan Kota Damaskus.
Video tersebut dikatakan Mahfud MD diambil pada tahun 2017 atau 2018.
Saat itu Mahfud MD sedang selesai memberikan khotbah Jumat di sebuah masjid di sebuah masjid raya di Sumatra.
"Pd 2016/2017 sy prnh memberi endorsement pd kegiatan ACT krn alasan pengabdian bg kemanusiaan di Palestina, korban ISIS di Syria, dan bencana alam di Papua. Tp jika ternyata dana2 yg dihimpun itu diselewengkan maka ACT bkn hny hrs dikutuk tp juga hrs diproses scr hukum pidana," tulis Mahfud MD dalam twitter pribadinya, @mohmahfudmd Selasa (5/7/2022).
Mahfud MD mengaku mau mempromosikan kegiatan ACT waktu itu karena mereka mengaku melakukan kegiatan amal ini untuk kemanusiaan.
Setelah tahu ada dugaan penyelewengan dana amal ini, Mahfud MD meminta hal ini diusut tuntas.
Bahkan Mahfud MD telah meminta PPATK dan Polri untuk mengusut kasus yang sedang menimpa ACT.
Baca Juga: Mahasiswa Sorot Kinerja Manajemen PT Krakatau Steel, Pembenahan Jawab Ekspetasi Publik?
Saat meminta endorsement pihak ACT tiba-tiba datang ke kantor saya dan pernah menodong ketika saya baru selesai memberi khutbah Jum’at di sebuah madjid raya di Sumatera. Mereka menerangkan tujuan mulianya bagi kemanusiaan. Sy sdh meminta PPATK utk membantu POLRI dlm mengusut ini.
Diberitakan sebelumnya, ACT menjadi ramai diperbincangkan lantaran adanya temuan dari Majalah Tempo soal gaji bulanan bernilai ratusan juta rupiah dan fasilitas fantastis untuk para petingginnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
5 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 3 Agustus 2026: Peluang Dapat Sumber Uang Baru
-
Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan
-
Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi
-
Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau