/
Senin, 25 Juli 2022 | 15:12 WIB
Ilustrasi penembakan (pixabay/kerttu)

SUARA SEMARANG - Fakta baru terungkap dari para pelaku yang sudah tertangkap tentang siapa otak di balik kasus penembakan istri anggota TNI di Kota Semarang pada 18 Juli 2022 lalu.

Saat ini polisi telah menangkap 4 pelaku yang merupakan pembunuh bayaran dan telah mencoba membunuh Rina Wulandari yang merupakan istri anggota TNI.

Rupanya penyewa 4 pembunuh bayaran tersebut tidak lain adalah suami Rina Wulandari yang merupakan anggota TNI dari Batalion Artileri Pertahanan Udara 15 berpangkat Kopda.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi dalam keterangan pers mengatakan perlu mendengar keterangan langsung dari Kopda M untuk mengkonfirmasi dari keterangan para pembunuh bayaran yang sudah tertangkap.

"Suami korban melarikan diri, dalam pengejaran untuk selanjutnya agar bisa dikonfirmasi faktanya," katanya, Senin (25/7/2022).

Berdasar keterangan pelaku, mereka telah diperintahkan Kopda M untuk menghabisi nyawa istrinya dengan bayaran Rp 120 juta.

Keempat tersangka itu yakni S alias babi (34) yang berperan sebagai penembak, PAN (26) sebagai pengemudi Kawasaki ninja, SP (45) sebagai joki motor Honda beat dan pengawas situasi, dan AS sebagai pengawas situasi.

Diberitakan sebelumnya Rina Wulandari (34) ditembak dua kali oleh orang tak dikenal di depan rumahnya, Jalan Cemara III, Banyumanik, Semarang, Senin (18/7/2022).

Wulandari mengalami luka tembak di bagian perut dengan proyektil yang masih bersarang serta satu peluru menembus tubuh.

Baca Juga: 5 Manfaat Okra dan Cara Konsumsinya

Korban Wulandari dalam perawatan di rumah sakit dan pengawasan ketat aparat keamanan.

Load More