/
Kamis, 28 Juli 2022 | 16:04 WIB
Kopda Muslimin dikabarkan bunuh diri (dok. Kapendam IV/Diponegoro)

SUARA SEMARANG - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman angkat bicara soal kematian Kopda Muslimin yang menjadi otak percobaan pembunuhan istrinya sendiri.

Kematian Kopda Muslimin masih akan digali lebih lanjut, terutama tentang penyebab kematiannya yang dikabarkan bunuh diri dengan menenggak racun.

Oleh karena itu, Kasad mengatakan akan melakukan autopsi dan visum et repertum untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian Kopda Muslimin.

"Akan dilaksanakan autopsi dan visum et repertum untuk mengetahui penyebab kematiannya," tegas KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kamis (28/7/2022) dikutip dari PMJ News.

Lebih lanjut, Dudung belum bisa memberi keterangan lebih lanjut soal penyebab kematian anggotanya tersebut.

Dudung Abdurachman mengapresiasi dan memberi penghargaan kepada Kapolrestabes Semarang Kombes Pol.Irwan Anwar dan Komandan Kodim (Dandim) 0733 Kota Semarang Letkol Honi Havana atas pengungkapan kasus penembakan istri anggota TNI di Semarang.

Kopda Muslimin menjadi otak percobaan pembunuhan kepada istrinya sendiri dengan menyewa empat pembunuh bayaran.

Dalam penyerahan penghargaan di Mapolda Jawa Tengah di Semarang, Senin, Kasad mengapresiasi pengungkapan kasus yang begitu cepat itu.

Secara keseluruhan, terdapat 50 anggota Polrestabes Semarang dan 24 anggota Kodam IV/ Diponegoro yang merupakan anggota tim gabungan pengungkapan perkara percobaan pembunuhan itu.

Baca Juga: Pergoki Lelaki Lain di Kamar Ibunya dalam Kondisi tanpa Busana, Remaja di Lampung Timur Layangkan Golok Berkali-kali

"Penghargaan untuk kepolisian secara khusus yang bereaksi cepat dengan Tim TNI AD," tegasnya.

Load More