/
Kamis, 28 Juli 2022 | 15:41 WIB
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman (ANTARA)

Depok.suara.com - Kopda Muslimin ditemukan dalam kondisi tewas di rumah orangtuanya di Kendal, Jawa Tengah. Diduga kematian dari anggota TNI ini karena meminum racun alias bunuh diri.

Namun, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman harus memastikan apakah yang bersangkutan memang benar bunuh diri.

Dudung pun mengatakan pihak kepolisian berencana melakukan autopsi serta visum et repertum terhadap jenazah Kopda Muslimin.

"Akan dilaksanakan autopsi dan visum et repertum untuk mengetahui penyebab kematiannya," kata Dudung kepada wartawan, Kamis (28/7/2022).

Kopda Muslimin sendiri adalah buronan polisi usai diduga kuat menjadi dalang penembakan Rina Wulandari (34) yang tidak lain merupakan istrinya sendiri. Peristiwa ini terjadi di depan rumah korban di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Senin (18/7/2022) lalu.

Tim gabungan TNI-Polri berhasil menangkap keempat pelaku eksekusi termasuk menyita bukti senjata api yang diduga digunakan untuk menembak istri Kopda Muslimin. Setelah mendalami penyelidikan Kopda Muslimin diduga kuat otak di balik kasus ini.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, Kopda Muslimin diduga sudah empat kali memerintahkan pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa istrinya. Adapun, motif daripada kasus ini diduga karena yang bersangkutan telah memiliki kekasih lagi.

Sumber: Suara.com

Baca Juga: Akupunktur Medis Bisa Tingkatkan Peluang Kehamilan Bagi Pasutri yang Belum Punya Momongan

Load More