SUARA SEMARANG - Dua keputusan mendadak dikeluarkan PSIS Semarang salam waktu bersamaan.
Keputusan pertama PSIS Semarang yakni putus kontrak sponsor dengan Skor 88 News dan kedua pecat pelatih kepala Sergio Alexandre.
PSIS Semarang putus kontrak kerjasama sponsor dengan Skor 88 News sebab diduga adalah rumah judi.
Hal ini sesuai dengan laporan yang dilayangkan seorang pengacara kepada Bareskrim Polri.
Laporan itu menduga jika logo sponsor yang ada di jersey PSIS Semarang yakni Skor 88 News adalah rumah judi.
Manajemen PSIS Semarang berdalih jika sponsor Skor 88 News adalah portal berita bukan situs rumah judi.
Meski begitu, untuk menghindari kegaduhan maka manajemen PSIS Semarang akhirnya putus kontrak kerja dengan Skor 88 News.
"Menyikapi yang saat ini tengah gaduh, maka kami per hari ini, Skor 88 News kami takedown dari logo yang menempel di jersey latihan," lanjut Wisnu Adi mewakili PSIS Semarang, Selasa (23/8/2022).
Wisnu menjelaskan bahwa kerja sama antara PSIS Semarang dan Skor 88 News batal dilakukan.
Baca Juga: Menyesal, Ferdy Sambo Ingin Bharada E Bebas dari Jerat Hukum
"PSIS Semarang telah membatalkan kerja sama dengan Skor 88 News yang ditengarai sebagai portal judi,” katanya.
Manajemen PSIS Semarang juga meminta maaf atas kegaduhan yang telah terjadi dalam pemberitaan akhir-akhir ini.
"Atas nama manajemen PSIS, kami juga memohon maaf jika terjadi kegaduhan akhir-akhir ini karena ramainya pemberitaan mengenai hal tersebut," kata Wisnu.
Selanjutnya, keputusan mendadak PSIS Semarang kedua yakni pecat pelatih kepala Sergio Alexandre.
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengambil sikap tegas dengan percat Sergio Alexandre dari kursi pelatih kepala.
“Per hari ini, posisi Sergio Alexandre sebagai pelatih kepala PSIS telah resmi kami berhentikan dengan alasan hasil buruk dan permainan yang belum sesuai ekspektasi dalam enam laga awal BRI Liga 1 musim ini,” katany.
Berita Terkait
-
Manajemen Dongkol, Hasil Buruk Hanya 2 Kali Menang, PSIS Semarang Pecat Pelatih Sergio Alexandre
-
Alasan PSIS Semarang Pecat Sergio Alexandre
-
Polri Tanggapi Dugaan Situs Judi Online Jadi Sponsor Klub Peserta BRI Liga 1
-
PSIS Semarang Soal Skor 88 News: Kami Kerja Sama dengan Portal Berita, Bukan Judi Online
-
PSIS Semarang, Arema FC, Persikabo, Dilaporkan ke Bareskrim, Pasang Logo Sponsor Diduga Rumah Judi
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba