SUARA SEMARANG - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengusulkan agar Bharada E tidak dihadirkan dalam rekonstruksi pembunuhan Brigadir J.
LPSK menyebut bahwa Bharada E enggan bertemu Ferdy Sambo dan tersangka lainnya di TKP.
Hal itu dapat mengganggu psikologis Bharada E yang menjadi justice collaborator dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
"Demi pertimbangan psikologis, sebaiknya E tidak bertemu dengan FS (Ferdy Sambo). Apalagi dalam jarak dekat dan kalau E tidak mau bertemu FS," tutur Wakil Ketua LPSK Maneger Nasution, Senin (29/8/2022) dikutip dari PMJ News.
Lebih lanjut LPSK mengusulkan adanya peran pengganti Bharada E dalam rekonstruksi pembunuhan Brigadir J.
LPSK telah berkoordinasi dengan penyidik Bareskrim Polri berkenaan hal tersebut.
"Salah satu cara yang bisa dipertimbangkan dalam proses rekonstruksi tersebut adalah dengan adanya pemeran pengganti E," tuturnya.
Nasution menegaskan, ada aturan yang membolehkan Bharada E sebagai justice collaborator tidak berhadapan dengan tersangka lain.
Diberitakan sebelumnya bahwa dalam rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan, timsus merencanakan akan mendatangkan lima tersangka.
Baca Juga: Dua Remaja Babak Belur Diamuk Massa di Palembang, Kedapatan Curi Motor Mahasiswi di Warnet
Adapun lima tersangka tersebut adalah Bharada E, Ferdy Sambo, Bripka R, Kuat Maruf dan Putri Candrawathi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam