SUARA SEMARANG - Korea Utara menembakkan rudal balistik jarak pendek ke Laut Timur pada Minggu (25/9), kata militer Korea Selatan, dua hari setelah kapal induk bertenaga nuklir AS tiba untuk latihan sekutu.
Joint Chiefs of Staff (JCS) mengatakan pihaknya mendeteksi peluncuran dari suatu daerah di atau sekitar Taechon, Provinsi Pyongan Utara, pada pukul 6.53 pagi waktu setempat.
Pesawat itu terbang sekitar 600 kilometer pada ketinggian puncak sekitar 60 km dengan kecepatan tertinggi, Mach 5.
Otoritas intelijen Korea Selatan dan Amerika Serikat sedang melakukan analisis rinci untuk rincian lainnya, kata JCS.
Peluncuran itu dilakukan saat Wakil Presiden AS Kamala Harris berencana mengunjungi Seoul akhir pekan ini dan sekutu akan mengadakan latihan maritim bersama di Laut Timur, yang melibatkan carrier strike goup USS Ronald Reagan.
Segera setelah peluncuran, Ketua JCS Jenderal Kim Seung-kyum dan Jenderal Paul LaCamera, komandan Komando Pasukan Gabungan Korea Selatan-AS, berdiskusi tentang koordinasi keamanan.
"Mereka menegaskan kembali bahwa melalui latihan maritim Korea Selatan-AS yang direncanakan dan upaya lainnya, mereka akan semakin memperkuat postur pertahanan gabungan terhadap ancaman dan provokasi Korea Utara," kata JCS dalam pesan teks yang dikirim kepada wartawan.
Ia sangat mendesak Korea Utara untuk segera menghentikan semua uji coba rudal balistik, dengan mengatakan peluncuran semacam itu adalah tindakan "provokasi signifikan yang merusak perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea serta di komunitas internasional," dan sebuah pelanggaran "jelas" terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB.
"Sementara memantau dan melacak gerakan Korea Utara untuk bersiap menghadapi provokasi tambahan dalam kerja sama erat dengan AS, militer kami akan mempertahankan postur kesiapan yang kuat berdasarkan kemampuan untuk merespons setiap provokasi Korea Utara," kata JCS.
Baca Juga: 5 Drama Korea yang Dibintangi Lee Jong Suk, Sebelum Big Mouth
Militer sedang mencari kemungkinan bahwa proyektil yang ditembakkan adalah rudal KN-23, yang mirip dengan Iskander Rusia, kata sebuah sumber.
Kantor kepresidenan Korea Selatan, sementara itu, mengadakan pertemuan Dewan Keamanan Nasional dan mengutuk langkah Korea Utara.
Utusan nuklir utama negara itu, Kim Gunn, melakukan konsultasi telepon back-to-back dengan rekan-rekannya dari Amerika dan Jepang, yakni Sung Kim dan Takehiro Funakoshi, yang setuju untuk memperkuat koordinasi melawan gemuruh pedang Pyongyang, menurut kementerian luar negeri Seoul.
Komando Indo-Pasifik AS menekankan komitmen keamanan Washington kepada sekutunya di Asia Timur Laut.
"Meskipun kami telah menilai bahwa peristiwa ini tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap personel atau wilayah AS, atau sekutu kami, peluncuran rudal tersebut menyoroti dampak destabilisasi dari program WMD dan rudal balistik DPRK yang melanggar hukum," kata Komando Indo-Pasifik AS dalam siaran pers.
DPRK adalah singkatan dari nama resmi Korea Utara, Republik Rakyat Demokratik Korea (Democratic People's Republic of Korea).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar
-
Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD
-
Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?
-
7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol
-
Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus
-
Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global
-
Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya
-
Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras