/
Minggu, 02 Oktober 2022 | 10:28 WIB
Aparat keamanan menembakkan gas air mata saat Kick Off selesai Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.

SUARA SEMARANG - Di ketahui panitia pertandingan (Panpel) Arema sudah mengajukan perubahan jadwal kick off laga derby Jawa Timur kepada operator PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).

Panpel Arema kemudian mengambil inisiatif minta perubahan jadwal kick off pertandingan Arema FC vs Persebaya kepada PT LIB agar tidak digelar malam hari.

Pasalnya, pertandingan malam hari cukup riskan jika terjadi gesekan atau kerusuhan saat pertandingan. Terutama antar suporter.

Apalagi lagi derby Jawa Timur ini sarat akan tensi panas dan bisa terjadi gesekan kapan saja. Panpel kemudian mengajukan perubahan jadwal namun ditolak PT LIB.

Laga Arema FC vs Persebaya pun akhirnya digelar malam hari pada kick off pukul 20.00 WIB.

Dalam siaran langsung yang disiarkan televisi swasta tadi malam, tampak seisi stadion Kanjuruhan penuh sesak para suporter Aremania.

Sedangkan para Bonek atau suporter Persebaya, tidak diijinkan ikut nonton di dalam stadio. Hal ini sesuai kesepakatan antara Panpel dengan pihak keamanan untuk mengindari gesekan antar suporter.

Mengutip akun Instagram @aremamedia total ada 42 ribu tiket sudah terjual dalam laga Arema FC vs Persebaya pada 1 Oktober 2022.

Dalam keterangan unggahannya, mengatakan jadwal jam pertandingan tidak berubah yaitu pukul 20.00 WIB atau malam hari.

Baca Juga: Warna Hitam Eks Pelatih Persib-Pelatih Persija, Tragedi Miris Polisi Vs Suporter Arema FC di Kanjuruhan, Bos Madura United: Jangan Malu untuk Mundur!

Di sebutkan jika Panpel Arema ajukan perubahan jam kick off laga lawan Persebaya dan sudah mengirimkan surat perubahan kepada PT LIB.

Abdul Haris Ketua Panpel, dalam unggahan tersebut, mengatakan kick off pukul 20.00 kurang ideal dari sisi keamanan suporter.

Abdul Haris juga meyebut jika pengajuan perubahan jadwal kick off pertandingan ditolak oleh PT LIB. Namun pihaknya tidak diberikan alasan yang jelas perihal penolakan tersebut.

Surat balasan PT LIB tentang perubahan kick off sudah diterima Panpel dala pekan kemarin dan sudah ada surat ketetapannya.

Di mana menyatakan jika pertandingan Arema FC vs Persebaya tetap berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada pukul 20.00 WIB.

Pertandingan pun dilangsungkan sesuai jadwal, pada laga tersebut Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya.

Tak puas dengan hasil tim kesayangan kalah, para suporter Arema FC memaksa turun ke lapangan. Mereka mengejar para pemian.

Suasana chaos dengan makin banyak suporter turun ke lapangan. Kemudian pihak keamanan melepaskan tembakan gas air mata.

Sangat disayangkan, tembakan gas air mata justru mendarat pada tribun penonton. Membuat penonton kocar kacir keluar stadion saling berebut.

Akibatnya, banyak penonton yang terjatuh dan terinjak serta sesak nafas. Hal ini yang menjadi dugaan penyebab 127 orang meninggal dunia.

Load More