SUARA SEMARANG - Buntut tragedi Kanjuruhan yang tewaskan lebih dari 180 orang (informasi sementara) hingga Ahad atau Minggu, (2/10/2022) mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Dalam tragedi penuh duka di Kanjuruhan ini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang juga seorang Bobotoh atau fans Persib Bandung itu, berharap banyak pihak introspeksi diri, termasuk stasiun televisi (TV), panitia pelaksana, dan teknik pengamanan.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan peristiwa berdarah di Kanjuruhan, Malang Jawa Timur, Sabtu (01/10/2022), yang menyebabkan ratusan orang meninggal dunia merupakan masalah besar di dunia Sepak Bola.
Ridwan Kamil mengucapkan turut berduka cita, atas meninggalnya 129 penonton dan aparat petugas yang telah meninggal dunia.
"Sungguh ini adalah tragedi terbesar dalam perhelatan olahraga di Indonesia. Turut berduka cita atas meninggalnya 129 penonton dan aparat petugas. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran," katanya, mengutip dari akun instagram @ridwankamil, Ahad (02/10/2022).
"Semua dari kita harus berintrospeksi atas tragedi ini. Tujuan berolahraga, pembelajaran menerima kemenangan atau kekalahan, profesionalitas kepanitiaan sebuah kegiatan olahraga, teknik pengamanan dll," tulisnya lagi.
Ridwan Kamil, menyarankan kepada penangung jawab pertandingan olahraga yang terlalu makam.
Agar jangan melaksanakan pertandingan setiap malam hanya demi rating TV.
Seperti saat laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya yang kick off pukul 20:00 WIB.
Hal ini juga sering terjadi pada jadwal pertandingan lain di Liga 1.
"Jangan selalu kejar demi rating TV dengan memaksa pertandingan selalu malam hari. Semoga kita belajar dan mengambil hikmah dari semua ini. Hatur Nuhun," jelasnya.
Berita Terkait
-
Sentil Baim Wong Prank Polisi Soal KDRT, Deddy Corbuzier: TNI Besok!
-
YLBHI dan LBH Kecam Tragedi Stadion Kanjuruhan: Negara Harus Bertanggung Jawab Atas Jatuhnya Korban Jiwa
-
Update! Korban Meninggal Tragedi Stadion Kanjuruhan Tembus 170 Orang Lebih
-
Pertandingan Persib Vs Persija Ditunda, Luis Milla Ucapkan Duka Cita untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba