SUARA SEMARANG - dr Mufida menyampaikan pesan bahwa dia sudah tidak lagi menjadi dokter tim PSIS Semarang.
Pengumuman mundurnya dr Mufida dari PSIS Semarang diumumkan langsung melalui instagramnya, @pipitamory pada Senin (3/10/2022).
Mundurnya dr Mufida menjadi kenangan tersendiri bagi para suporter PSIS Semarang.
Hal tersebut dikarenakan dr Mufida kerap kali menjadi sorotan di lapangan karena parasnya yang cantik saat menemani PSIS Semarang mengarungi BRI Liga 1.
Di awal dr Mufida berkarier di PSIS Semarang, para pendukung pun mewanti-wanti agar tidak ada catcalling di lapangan, baik kepada official, penonton, maupun perangkat pertandingan yang bertugas.
dr Mufida menyampaikan terima kasih karena sudah diberi kesempatan untuk bisa berkarier bersama PSIS Semarang.
Dia mengaku banyak mendapatkan pelajaran dan pengalaman yang berharga.
"Hallo seluruh fans dan suporter PSIS di seluruh Indonesia dari pesan ini saya mau mengucapkan banyak terimakasih kepada PSIS yang telah memberikan banyak pelajaran dan pengalaman yang sangat berharga untuk saya, dan terimakasih banyak kepada seluruh suporter dan fans yang telah mendukung saya selama ini," tulisnya.
Dia menyebutkan, tidak menutup kemungkinan dr Mufida akan kembali berkarier di dunia sepak bola lagi.
Baca Juga: Soal Konten Prank KDRT Baim Wong, Tretan Muslim dan Coki Pardede: Orang Narkoba Aja Ga Kepikiran
Saat ini, dia ingin menggunakan waktu untuk memperbaiki kekurangan dalam dirinya.
"Mohon maaf apabila mengecewakan, mohon maaf masih banyak kekurangan saya yang inshaAllah akan terus saya perbaiki, hingga saya benar-benar siap terjun di dunia sepakbola lagi mungkin suatu saat nanti," terangnya.
Dia berharap, berpisahnya dr Mufida dan PSIS Semarang tidak membuat jalinan silaturahmi dengan suporter hilang.
Dia meminta pada para pendukung PSIS Semarang untuk tak ragu menyapa jika bertemu dan berkonsultasi masalah kesehatan dengannya.
"Saya harap kita tetap terjalin silaturahmi yang baik. jangan sungkan untuk sapa saya jika bertemu langsung, jangan sungkan untuk mengirim pesan online apabila ada yang ingin dikonsulkan terkait kesehatan," pungkasnya.
Keluarnya dr Mufida dari PSIS Semarang mendapatkan respons dari pada netizen.
"Hari Patah Hati Sedunia. Terimakasih Dok @pipitamory Semoga Sukses Selalu dimanapun bu Dokter Berada Amiin.." tulis seorang netizen.
"Terima kasih ya bu dokter sudah memberikan yg terbaik buat team @psisfcofficial , sukses terus , tetap membiru ya bu dokter," timpal netizen lainnya di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian