SUARA SEMARANG - Faye Simanjuntak cucu dari Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinvest) turu berbicara mengenai tragedi Kanjuruhan yang memakan banyak korban jiwa, usai polisi menembakkan banyak gas air mata ke arah tribun penonton, Sabtu (1/10/2022).
Faye Simanjuntak pegiat sosial yang juga salah satu cucu Menteri Luhut Pandjaitan itu menyindir bila ada orang-orang yang menggunakan tragedi Kanjuruhan untuk kepentingan politik pribadinya.
Faye Simanjuntak cucu Luhut Pandjaitan yang dikenal aktif bersuara melalui yayasan Rumah Faye itu bersimpati soal tragedi Kanjuruhan.
Faye Simanjuntak mengungkapkan rasa duka untuk korban tragedi Kanjuruhan, meskipun cucu perempuan Luhut Pandjaitan itu sedang berada di luan negeri untuk menempuh pendidikan.
Melalui laman Instagram pribadinnya @fswufu dia mengunggah video kejadian di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya itu.
"if you're using this tragedy for your politican gain, shame on you," tulis Faye Simanjuntak.
Faye Simanjuntak lantas menyampaikan rasa duka kepada keluarga yang ditinggalkan dalam tragedi Kanjuruhan.
"Turut berduja cita kepada semua keluarga korban tragedi Kanjuruhan," tulis Faye Simanjuntak.
Seperti diketahui tragedi Kanjuruhan menjadi bencana nasional tak cuma olahraga.
Baca Juga: Dirawat di Rumah Sakit, Lesti Kejora Pakai Penyangga Leher, Apakah Akupuntur Bisa Sembuhkan?
Lebih dari 100 orang dilaporkan meninggal dunia disebut karena polisi yang represif menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, usai laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya, Sabtu-Ahad (1-2/20/2022).
Banyak korban meninggal dunia karena berdesak-desakan menahan perihnya gas air mata, sesak nafas, hingga pingsan.
Di sisi lain pintu-pintu stadion terkunci, menyebabkan Aremania yang ingin ke luar dari tribun penonton terjebak.
Mereka banyak yang terinjak-injak, hingga meninggal dunia.
Tragedi ini mendapat sorotan dunia, mulai dari pelatih, pemain, dan klub top internasional.
Media intenasional juga menyoroti kejadian ini, bahkan New York Times menggaris bawahi apa yang dilakukan polisi saat penanganan massa.
Berita Terkait
-
Buntut Tragedi Kanjuruhan, Federasi Malaysia Juga Berbenah Ihwal Keamanan Stadion
-
Respect! Selain Galang Donasi, Fans BTS Army Indonesia Sediakan Layanan Hukum dan Psikologi untuk Korban Kanjuruhan
-
Viral Satu Keluarga Aremania Rayakan Ulang Tahun Anak di Stadion Kanjuruhan: Alhamdulillah Mereka Selamat dari Tragedi
-
Kompolnas Akui Ada Pintu yang Terkunci saat Tragedi Kanjuruhan
-
Kompolnas: Perintah Penembakan Gas Air Mata bukan dari Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Polres Agam Siapkan 7 Jalan Alternatif Mudik Lebaran 2026, Antisipasi Kemacetan Jalan Rusak
-
Kangen Teman Lama? Ini 5 Tempat Bukber 'Paling Asyik' di Lebak untuk Reuni Alumni
-
Mengawal Senyum Buruh: Kala Ribuan Karyawan Kahatex Cairkan THR di Bawah Penjagaan Ketat Polisi
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja