SUARA SEMARANG - Duka mendalam masih dirasakan keluarga korban tragedi Kanjuruhan serta masyarakat Indonesia, Polisi hari ini malah menggelar lomba menulis artikel untuk para jurnalis/wartawan.
Aparat keamanan polisi dan TNI disorot publik lantaran tindakan kekeraan yang banyak terekam kamera dan viral di media sosial saat tragedi Kanjuruhan yang tewaskan lebih dari 100 orang Aremania, kini justru menggelar lomba menulis artikel yang terkesan untuk memperbaiki citra Polri.
Tak ada satu pihak pun hingga hari ini yang dijadikan tersangka dalam tragedi Kanjuruhan Sabtu-Ahad (1-2/10/2022), padahal gas air mata polisi yang membuat chaos stadion Kanjuruhan dan menewaskan banyak Aremania.
Aremania juga telah menuntut Polri untuk menetapkan tersangka dalam tragedi Kanjuruhan ini, karena tak logis bencana sebesar itu tanpa ada pihak yang bertanggung jawab.
Akun Twitter dan Instagram resmi Divisi Humas Polri, Rabu (5/10/2022) malam mengungga poster kompetisi penulisan artikel berita dalam rangka perayaan HUT ke 71 Humas Polri.
Lomba ini disayangkan warganet yang melayangkan kritiknya pada kolom komentar.
"Pendaftaran lomba menulis artikel berita Polri 2022 telah dibuka. Lomba ini diselenggarakan untuk para jurnalis/wartawan yang akan berlangsung mulai tanggal 5-18 Oktober 2022," tulis Divisi Humas Polri.
Nah, tema kompetisinya yang mencuri perhatian banyak pihak, karena berfokus memperbaiki citra Polri.
"Tema: Apresiasi Kinerja Polri," tulis Divisi Humas Polri di pamflet kompetisinya. "Subtema: Polri yang Humanis, Berintegritas, dan Inspiratif."
Baca Juga: Polri Buat Berita di Website Resmi soal Tragedi Kanjuruhan, Isinya Banjir Kecaman
Warganet langsung menyampaikan kritiknya pada kolom komentar.
"Pak aku mau bahas penggunaan gas air mata yang humanis, berintegritas, dan inspiratif, boleh ga pak," tulis akun @ana****.
"Lomba menulis Sambo dan gas air mata," tulis akun @mr***.
"Waduh kalo lomba nulis yang temanya fiksi kaya gini susah min," tulis akun @vad***.
"Ini jatohnya lomba mengarang," tulis akun @arip***.
"100 orang yang meninggal itu karena gas air mata.. seharusnya kalian tuh minta maaf," tulis akun @mari***.
Berita Terkait
-
Polri Buat Berita di Website Resmi soal Tragedi Kanjuruhan, Isinya Banjir Kecaman
-
Oknum TNI Tendang Suporter, Jenderal Dudung: Banyak Juga Prajurit yang Menolong
-
Cerita Aremania, Saksi Keterlibatan Prajurit TNI Bantu Polisi lakukan Kekerasan terhadap Suporter
-
Kepala YLBHI Serukan Reformasi Birokrasi Polri Pasca Tragedi Kanjuruhan
-
Jenderal Dudung: Banyak Prajurit TNI Bantu Selamatkan Aremania di Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
BRI Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kemanusiaan Relindo Batang
-
Sidang Tahunan MPR 2026: Jadwal Dipadatkan Demi Salat Jumat, Prabowo Pidato Pukul 09.34 WIB
-
Puan Tak Ikut Sambut Prabowo di DPR, Baru Tiba saat Presiden Sudah di Dalam
-
Jokowi Hadir, Megawati Dipastikan Absen di Sidang Tahunan MPR dan Upacara HUT ke-81 RI di Istana
-
3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo
-
Hilirisasi Ubi Kayu Mulai Berjalan, Tak Hanya Buat Pangan, Tapi untuk Bioetanol
-
Jelang Pidato Prabowo, Investor Bisa Lirik Saham-saham Ini
-
Sampo Cultusia Black Hair, Ampuh Hitamkan Uban Rambut Dalam Sekali Keramas
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Sosok Mantan Napiter Bom Bali 1 Jack Harun, Sekarang Dikenal Sebagai Akademisi Bergelar Magister