/
Senin, 10 Oktober 2022 | 17:33 WIB
orang tua Novita Kurnia Putri di Semarang. (Ayosemarang.)

SUARA SEMARANG - Novita Kurnia Putri atau Vita Brazil tewas di Texas AS saat berondongan peluru dtembakan menyasar rumah dia. Jenazah dia diminta orang tuanya dimakamkan di Semarang.

Orang tua Novita Kurnia Putri atau Vita Brazil, Nani Muldiyani (50), menginginkan anaknya agar dimakamkan di tanah kelahirannya, Kota Semarang.

Mengutip ayosemarang.com jaringan suara.com, jika pihak keluarga masih menunggu kedatangan jenazah Novita Kurnia Putri tiba di Semarang.

Untuk saat ini keluarganya masih terus menggelar pengajian dan menanti pengurusan jenazah Novita.

Sampai saat ini, Nani memaparkan kalau jenazah Novita masih diurus dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI). Nani ingin Novita dimakamkan di tanah kelahirannya saja yakni di Semarang.

"Dimakamkan di Semarang saja. Dia kan orang Semarang," katanya, Senin (10/10/2022).

Nani menjelaskan, anaknya itu menikah bersama suaminya yang merupakan warga keturunan Amerika pada 2022. Nama suaminya adalah Robert Brazil Jr dan berprofesi sebagai Angkatan Udara.

"Terakhir berkomunikasi pada 3 Oktober 2022," katanya.

Sebelumnya, diberitakan Novita Kurnia Putri atau Vita Brazil, tewas terkena ratusan peluru yang ditembakkan salah sasaran. Rumah yang dia diami di Texas diberondong tembakan orang tak dikenal.

Baca Juga: Mengenal Profil Hendrar Prihadi Kepala LKPP 2022-2027, Pernah Viral Sebut Tidak Dukung Jokowi Dilarang Lewat Tol Trans Jawa

Kabar Novita Kurnia Putri atau Vita Brazil tewas di Texas AS terjadi pada Selasa pekan lalu. Ia berusia 25 tahun, kejadian nahas pada malam harinya.

Melansir Indonesian Lantern, sebuah laman komunitas orang Indonesia di Amerika Serikat, Vita Brazil ditembak di bagian kepala akibat berondongan peluru nyasar yang menyasar ke rumah dia.

Lokasi kejadian ada di West Bexar County, San Antonio, Texas, malam itu ia tertembak beberapa kali di bagian wajahnya sekitar pukul 12.30 pagi dini hari, dan meninggal dunia di tempat kejadian

"Korban terkena tembakan beruntun dari luar rumah,’’ tutur Sheriff Javier Salazar kepada wartawan lokal KSAT.com, dikutip Indonesian Lantern.

Sementara korban wanita lainnya berusia 41 tahun yang tengah menyewa rumah tak jauh dari lokasi, dirawat di ruang darurat rumah sakit setempat. 

Menurut laporan media setempat, petugas kepolisian tiba beberapa saat setelah tembakan senjata otomatis terdengar di sekitar kawasan Bexar County.

Load More