/
Sabtu, 15 Oktober 2022 | 08:17 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo. (ANTARA/Laily Rahmawaty/aa)

SUARA SENARANG - Ada isu bergulir dan menyebar di media sosial soal hasil tes urine delapan Kapolda yang positif Amphetamine saat diundang ke Istana Negara oleh Presiden Jokowi.

Isu delapan Kapolda positif Amphetamine tersebut langsung dibantah oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo.

Dedi justru mempertanyakan sumber dari mana yang menyebutkan delapan Kapolda positif Amphetamine tersebut.

"Nggak ada, dari mana infonya? Sudah saya tanyakan ke Spripim. Coba tanyakan saja sumbernya," kada Dedi, Jumat (14/10/2022) dikutip dari PMJ News.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan pihak kesehatan Istana melakukan tes Covid-19 kepada para pejabat Polri sebelum memasuki acara tersebut.

Dari hasil tes swab PCR yang dilakukan kepada seluruh Kapolda, Heru mengatakan bahwa semua hasilnya negatif Covid-19.

"Untuk pengarahan Bapak Presiden kepada para kapolda dan para kapolres dan para pejabat utama di lingkungan Polri, salah satu syaratnya adalah kami meminta untuk kepala pusat kesehatan Polri untuk melakukan pemeriksaan swab PCR," jelas Heru Budi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memanggil Kapolri, Kapolda serta Kapolres seluruh Indonesia ke Istana Negara pada Jumat (14/10/2022) siang.

Kapolri dan lainnya yang akan datang ke Istana untuk menghadap Presiden Jokowi dilarang membawa tongkat komando dan penutup kepala.

Baca Juga: Link Nonton Anime Spy X Family Part 2 Episode 15 Sub Indo, Anggota Keluarga Baru

Tidak hanya itu, mereka yang dipanggil Jokowi juga dilarang membawa ADC dan handphone, dan hanya diperkenankan membawa buku dan pulpen.

Load More