Ia sebelumnya menjabat Kepala Biro Misi Internasional (Karo Misinter) Divhubinter Polri dengan pangkat Brigadir Jenderal (Brigjend).
Profil Irjen Pol Krishna Murti
Krishna Murti dibesarkan karir mulai menjadi Penerjemah Utama Divhubinter di 2012 dan Kapolres Pekalongan di 2011. Krishna juga sempat menetap di New York sebagai Staf perencanaan PBB di tahun 2011 lalu.
Karir Krishna Murti mulai dikenal saat menjabat Direskrimum Polda Metro Jaya. Saat itu terjadi insiden bom Sarinah Thamrin Jakarta pada Kamis, 14 Januari 2016.
Krishna Murti berpangkat Komisaris Besar (Kombes) saat itu. Pria kelahiran 15 Januari 1970 kemudian ia diangkat menjadi Wakapolda Lampung pada Juli 2016.
Pendidikan
- Akpol (1991)
- PTIK (2000)
- Sespim (2009)
Baca Juga: Guru SD di Madura Diduga Terlibat Jaringan Teroris Diamankan Densus 88
- Sespimti (2012)
Karir
- Pama Polda Jateng (1991)
- Pengasuh Taruna Akpol (1994)
- Komandan Kontingen Polri (1996)
- Kanit Serse Polwiltabes Surabaya (1997)
- Sespri Kapolda Metro Jaya (2000)
- Kapolsek Metro Penjaringan (2001)
- Koorspripim Kapolda Metro Jaya (2004)
- Kasat Reskrim Polres Jakut (2005)
- Wakapolres Depok (2006)
- Dosen Lemdikpol (2009)
- Penyidik Madya Unit II Dit II/Eksus
- Bareskrim Polri (2010)
- Kapolres Pekalongan (2011)
- Staf perencanaan PBB di New York (2011)
- Penerjemah Utama Divhubinter (2012)
- Direskrimum Polda Metro Jaya (2015)
- Karo Divhubinter Polri (2017)
- Kadiv Hubinter Polri (2022).
Berita Terkait
-
Hari ini PN Jakarta Selatan akan Gelar Sidang Perdana Kasus Ferdy Sambo Cs
-
Sidang Perdana Ferdy Sambo CS Digelar Hari Ini
-
Sidang Perdana Ferdy Sambo Cs Digelar Hari Ini, Ratusan Polisi Dikerahkan
-
LENGKAP, Lapor Pak Jokowi! Tingkah para Jenderal Polri, dari Dalang Pembunuhan, Korupsi, hingga Narkoba
-
Sidang Ferdy Sambo Cs Digelar Hari Ini, PN Jaksel Batasi Pengunjung Cuma 50 Orang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim