SUARA SEMARANG – Di gelar lomba inovasi bahan makanan pendamping beras oleh Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari dengan menggunkan bahan pokok berupa jagung.
Inovasi bahan makanan ini sebagai upaya dalam menciptakan ketahanan pangan selain menggunakan beras dalam keseharian. Hal ini untuk menghadapi isu resesi energi dan pangan akan terjadi pada 2023.
Plt Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita langsung turun tangan menilai lomba inovasi bahan makanan yang menggunakan bahan dasar jagung itu.
“Inovasi dari kelurahan Kaligawe dalam pelayanan masyarakat, ada lomba masak menggunakan bahan pokok jagung sebagai pendamping beras," kata Mbak Ita, di halaman Kelurahan Kaligawe Minggu (29/10/2022).
Inovasi tersebut diaprsiasi Mbak Ita, sebab dengan mengenalkan bahan makanan jagung maka masyarakat akan terbiasa suatu saat tak mengkonsumsi beras sebagai makanan utama.
"Diprediksi ada resesi pangan dunia pada 2023 maka setidaknya orang tidak kaget saat mengganti jagung dari beras," katanya.
Dalam lomba inovasi ini, berbagai macam jenis olahan makanan dari jagung berhasil diciptakan oleh para peserta berupa berupa kudapan, cemilan, sampai makanan berat.
“Ini wujud bagaimana ketahanan pangan bisa terjadi, tidak bergantung pada beras karena banyak bahan yang bisa digunakan. Misalnya seperti jagung dan lainnya,” tuturnya.
Selain lomba olahan pendamping beras, juga dilakukan lomba balita sehat dan lomba memasak nasi goreng antar kelurahan, dan ketua LPMK yang ada di Kecamatan Gayamsari.
Baca Juga: Song Joong Ki dan Kim Tae Ri Bantah Rumor Kencan
Camat Gayamsari, Agus Djunaedi menyampaikan lomba digelar agar masyarakat terhibur dan mengetahui ada layanan kependudukan yang dilakukan pada akhir pekan.
Layanan akhir pekan ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kepengurusan seperti pembuatan KTP, akta lahir, akta kematian, layanan kesehatan atau administrasi lainnya.
“Inovasi kami lakukan, agar warga yang sibuk bekerja pada hari biasa, bisa melakukan kepengurusan kependudukan setiap akhir pekan. Lomba dan bazar kita buat, agar warga mau memanfaatkan layanan ini,” katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Belasan Warga Madina Diduga Keracunan Makanan, Pedagang Sate Diamankan
-
Belasan Warga di Madina Keracunan Makan Sate, Polisi: Pedagang Sate Telah Kami Amankan
-
65 Obat Sirup ini Juga Teruji Aman oleh BPOM
-
Akademisi UI: Siapa Bilang Menipis, Stok Beras Nasional Justru Melimpah
-
Google Doodle Hari Tampilkan Tempe Mendoan Makanan Khas Indonesia Warisan Budaya Tak Benda
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring