SUARA SEMARANG - Sedikitnya 149 orang tewas dan 76 lainnya terluka dalam penyerbuan mematikan di distrik Itaewon, Seoul.
Peristiwa itu terjadi saat kerumunan besar pengunjung pesta menyerbu perayaan Halloween larut malam, menurut keterangan otoritas pemadam kebakaran setempat, Minggu (30/10/2022), dilansir dari laman Yonhap News Agency.
Menurut saksi, tragedi itu terjadi pada Sabtu malam (29/10/2022) di gang sempit di dekat Hotel Hamilton setelah kerumunan pengunjung pesta membanjiri lokasi itu di distrik yang terkenal dengan kehidupan malamnya.
Puluhan ribu orang mengunjungi daerah tersebut untuk pesta Halloween.
Otoritas pemadam kebakaran setempat menyatakan bahwa sebanyak 149 orang, termasuk dua orang asing, telah dipastikan tewas pada Minggu pagi. Serta, 76 orang lainnya terluka dengan 57 di antaranya dalam kondisi serius.
"Banyak korban jatuh saat kerumunan orang terjatuh selama pesta Halloween", kata Choi Seong Beom kepala pemadam kebakaran Yongsan pada wartawan.
Pihak berwenang mengatakan korban berusia 20-an merupakan kelompok usia yang paling dominan dalam kecelakaan itu.
Awalnya, otoritas pemadam kebakaran menerima lusinan laporan dari orang-orang di distrik Itaewon mengenai pasien yang kesulitan bernapas.
Kemudian, tim penyelamat yang dikirim ke tempat kejadian telah memberikan CPR (cardiopulmonary resuscitation) pada puluhan korban di jalan terdekat.
Baca Juga: Perayaan Halloween Bawa Bencana, Itaewon Korea Selatan Jadi Trending Topic Twitter
Seorang saksi mata berusia 20-an menuturkan, "Ketika orang-orang di depan jatuh, mereka yang dibelakang terinjak."
Tersebar rumor tentang kejadian tersebut bahwa kerumunan orang berbondong-bondong ke suatu tempat untuk melihat seorang selebriti atau permen yang dicampur dengan obat-obatan telah didistribusikan di klub-klub.
Sampat saat ini, penyebab pasti tragedi di Itaewon belum diketahui.
Tak lama setelah tragedi, Presiden Yoon Suk Yeol memimpin dua pertemuan darurat berturut-turut. Presiden Korea Selatan itu memerintahkan para pejabat untuk segera memberikan pertolongan pertama dan merawat yang terluka, menurut kantor kepresidenan.
Tak hanya itu, Yoon Suk Yeol juga memerintahkan petugas untuk mengerahkan tenaga medis darurat ke Itaewon dan mengamankan tempat tidur darurat.
Serta, menginstruksikan para pejabat untuk menyelidiki secara menyeluruh penyebab tragedi itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara